Skip to main content
x
Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso, ST, M.Si. Foto : Erin Andani

Antisipasi Longsor Sususan Jalur Lebong-Rejang Lebong, Dinas PUPR Prov Bengkulu Siagakan Alat Berat

Siberzone.id - Sebagai langkah antisipasi adanya longsor susulan yang dapat menutup akses jalan di jalur Lebong - Rejang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provisni Bengkulu memastikan akan mensiagakan alat berat, Sabtu (15/06/24).

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso, ST, M.Si., untuk antisipasi longsor susulan di jalur Lebong - Rejang, maka alat berat bisa langsung digunakan untuk melakukan evakuasi dan akses lalu lintas tidak terputus dengan jangka waktu yang lama. Itulah makanya kami kemarin standby sekitar 39 hari alat, tapi ketika sore alat kami bawa pulang malamnya hujan deras dengan longsor,  saat ini kami sudah standby kan lagi alat ekskavator di sana dan saat ini sudah bekerja.

"Untuk alat berat sudah sekitar 39 hari standby di Lebong. Ada dua alat yang standby, satu dari PU dan satu lagi sewa dari Rejang Lebong," ucapnya.

Lanjutnya, ada 4 titik yang telah dilakukan penanganan oleh Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, dan satu titik di Desa Talang ratu menjadi titik terparah untuk ditangani. Pada titik tersebut tidak bisa dilakukan penanganan dengan optimal karena ada keberatan dari warga terkait lahan.

"Jadi kita hanya bisa mendapat izin terutama setelah dapat dukungan dari pemerintah Lebong dan Kapolres Lebong kita membuka sekitar 8 meter, tapi karena memang kebutuhan itu 16 meter, jadi pembukaan jalan itu masih ada tebing terjal yang dan setiap saat longsor, apalagi  ketika hujan pasti longsor," lanjutnya.

Memang titik terparah ini belum masuk ke BPBD, sehingga itu menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi. Dan kami akan segera menangani bagaimanapun caranya.

"Untuk penanganan, ada 8 titik longsor di jalur Lebong - Rejang Lebong yang akan ditangani. Empat titik ditangani oleh BPBD dan 4 titik melalui Dinas PUPR Provisni Bengkulu (termasuk Desa Talang Ratu)," pungkasnya.

Reporter : Erin Andani

Editor : Nur leli