Buya Endar : Mari Bertabayyun, Terima Saja Yang Sudah Terjadi
Keterangan gambar : Buya Syakirin Endar Ali (Tokoh Masyarakat)
HIPMI....
Bias di ragam ORMAS setiap pemilihan belago dulu, sudah babak belur baru ngaku sedulur.
Puas dan tidak puas adalah ritme organisasi, tapi kalau sampai gugat menggugat ke ranah hukum ini adalah preseden buruk ke depannya dan itu akan berlanjut terus di setiap pemilihan mendatang.
Ini pasti ada tukang recok, terutama dari pusat yang kita duga jagoannya terpelanting.
Budaya pusat dibawa ke daerah tidak senang, gugat...!!
Sebagai generasi muda plus Pengusaha Muda bagaimana akan berkonstribusi untuk daerahnya belum apa apa sudah berantem sekandang. Apa tidak ada trend lain untuk jadi top..! Kalau tak sanggup bertarung, apapun alasannya jadilah makmum yg taat.
Sangat di sayangkan kelompok yang di anggap exis (HIPMI), Berduit dan di laksanakan di tempat elit masih terjadi saling rebutan kursi.
Kita yang di luar garis mengharapkan "TABAYYUN" selesaikan di atas meja lobi sambil ngopi pagi, atau perlu diselesaikan secara "ADAT" dengan "NASI KUNYIT PANGGANG AYAM". (S1000).
- 320444 views