Dukung Swasembada Pangan, Cetak Sawah Rakyat Seluas 359 Hektare Dimulai di Kabupaten Asahan
siberzone.id, Asahan – Upaya mendukung program prioritas Swasembada Pangan Pemerintah Republik Indonesia mulai diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kabupaten Asahan. Program tersebut dimulai di Desa Silomlom, Kecamatan Simpang Empat, dan Desa Anjung Ganjang, Kecamatan Teluk Dalam, dengan total luas lahan mencapai 359 hektare.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat setempat, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Mutual Check 0 (MC-0) sebagai tahapan awal untuk melakukan pemeriksaan dan pencocokan kondisi lapangan sebelum pekerjaan cetak sawah dilaksanakan.
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi terkait. Turut hadir Kepala Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Medan I, Pabandya Wanwil Sterdam I/BB, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Asahan, Kepala Desa Silomlom, Kepala Desa Anjung Ganjang, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat memperoleh informasi mengenai pelaksanaan program cetak sawah yang bertujuan memperluas lahan pertanian produktif guna mendukung peningkatan produksi pangan. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan baik dan sesuai kondisi lahan di masing-masing desa.
Masyarakat Desa Silomlom dan Desa Anjung Ganjang menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Mereka berharap pembukaan lahan sawah baru dapat memberikan peluang bagi peningkatan kegiatan pertanian serta mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat setempat.
Program Cetak Sawah Rakyat ini terlaksana melalui kolaborasi lintas instansi yang melibatkan Kementerian Pertanian, Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Kodam I/Bukit Barisan, dan Pemerintah Kabupaten Asahan. Sinergi tersebut menjadi bentuk dukungan bersama dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan ketersediaan lahan untuk produksi pangan.
Pelaksanaan cetak sawah ditargetkan selesai dalam waktu 40 hari kalender dengan kondisi lahan siap tanam. Target tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan penyediaan lahan pertanian baru agar dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya tanaman pangan.
Dengan dimulainya program ini, Luas Baku Sawah (LBS) di Kabupaten Asahan diharapkan bertambah. Penambahan lahan sawah tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas produksi pertanian daerah, mendukung ketahanan pangan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya petani di Desa Silomlom dan Desa Anjung Ganjang.
Melalui kerja sama pemerintah pusat, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, program Cetak Sawah Rakyat di Kabupaten Asahan diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional sekaligus memperkuat pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan.(romauli)
- 250072 views