Skip to main content
x
Gubernur Bengkulu H. Rohidin menghadiri pelaksanaan HUT IGTKI PGRI Ke-74 dengan tema 'Berkarya bersama meningkatkan kesejahteraan solidaritas dan kompetensi guru taman kanak-kanak untuk mewujudkan pendidikan usia dini yang berkualitas menuju Indonesia emas' di Gedung Serba Guna Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (22/05/24). Foto : Erin Andani

Gubernur Bengkulu Rohidin Hadiri HUT IGTKI PGRI Ke-74

Siberzone.id - Gubernur Bengkulu H. Rohidin menghadiri pelaksanaan HUT IGTKI PGRI Ke-74 dengan tema 'Berkarya bersama meningkatkan kesejahteraan solidaritas dan kompetensi guru taman kanak-kanak untuk mewujudkan pendidikan usia dini yang berkualitas menuju Indonesia emas' di Gedung Serba Guna Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (22/05/24).

 

Dalam kesempatan ini, Gubernur Bengkulu Prof. Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, MMA., mengatakan, saya mengucapkan selamat ulang tahun IGTKI PGRI Ke-74, terimakasih kepada guru Taman Kanak-kanak, guru PUAD karena itu mereka berperan pada usia emas anak-anak.

"Yang tentu peran mereka menjadi sangat penting, sangat mendasar karena pendidikan setelah dirumah disekolah. Peran guru TK, guru PAUD sangat menentukan agar anak-anak kita memiliki kepribadian yang bagus kemudian kemandirian termasuk mengenal lingkungan pendidikan," ucapnya.

Pendidikan itu bisa dilakukan yang pertama dirumah yang kedua disekolah dan yang ketiga dilingkungan masyarakat. Buah dari pendidikan itu yang kita harapkan adalah kemandirian dan kemampuan menyesuaikan.

"Kemandirian dan kemampuan menyesuaikan ini kalau tidak didapatkan bisa jadi pendidikan itu gagal. Kalau isi rapot itu sepuluh semua nilai akhirnya mendekati seratus semua, sertifikat prestasi juga banyak tapi setelah selesai menempuh study seseorang itu tidak mandiri tidak mampu beradaptasi, tidak mampu menyesuaikan dengan lingkungan dianggap gagal dalam pendidikanya," tuturnya.

"Pondasi awal itu adanya di pendidikan anak di usia dini, bahwa anak-anak di usia PAUD, TK harus kita perhatikan seperti raja dan ratu," pungkasnya.

Reporter : Erin Andani

Editor : Nur leli