Skip to main content
x
Gubernur Rohidin, Minta Petugas Kesehatan Terus Bangun Kesadaran Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Gubernur Rohidin, Minta Petugas Kesehatan Terus Bangun Kesadaran Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

SiberZone.Id - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah berharap kepada pelaksana jabatan/ petugas di bidang kesehatan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, setiap Kepala Dinas Kesehatan, Direktur Rumah Sakit dan Kepala UPT Puskesmas Se-Provinsi Bengkulu terus semangat mengedukasi dan membangun kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan di tengah Pandemi virus Corona. Hal tersebut disampaikannya usai membuka Pertemuan Pelaksanaan Pengendalian dan Penanganan Virus Corona Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru dan Evaluasi BOK Di Provinsi Bengkulu Tahun 2020, di Aula salah satu hotel di Kota Bengkulu, pada hari Selasa, 25 Agustus 2020.

"Kita harapkan kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan akan semakin baik, tadi juga ada masukan untuk kita segera membuat regulasi terkait dengan Pergub tentang kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan," terang Gubernur.

Selanjutnya, terkait dengan insentif dokter, tenaga medis dan para medis kesehatan lainnya itu juga menjadi pembahasan dan akan terus diusulkan ke Kementerian Kesehatan. 

"Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat baru bagi kawan-kawan yang sejak beberapa bulan bertugas dan sekarang mungkin timbul kejenuhan terutama para petugas kesehatan," ungkap Gubernur Rohidin.

Disampaikan Kadis Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, dilaksanakan pertemuan ini juga sebagai upaya kesiapansiagaan klaster kesehatan menghadapi bencana dan krisis kesehatan pada masa Corona.

Selain itu terlaksananya penguatan fasilitas pelayanan kesehatan dalam penanganan dan tata laksana Corona.

"Kegiatan ini diikuti 211 peserta, terdiri dari 179 kepala UPT Puskesmas Se-Provinsi Bengkulu, 13 orang Direktur Rumah Sakit, 10 Kadinkes Kabupaten/Kota serta 9 Kepala Seksi Dinkes Provinsi Bengkulu. Dan kegiatan ini juga diharapkan mampu menekan angka positif Covid-19 di Bengkulu," tutup Herwan. (Adv/Dv)