Baru 40,68 persen nakes di Mukomuko divaksin COVID-19
SiberZone.id, Mukomuko - Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menyebutkan sampai hari ini baru sebanyak 561 tenaga kesehatan atau 40,68 persen dari 1.379 nakes yang telah disuntik vaksin COVID-19.
“Jumlah total tenaga kesehatan di daerah ini yang telah divaksinasi sampai dengan hari ini sebanyak 561 orang, bertambah dibandingkan sehari sebelumnya sebanyak 523 orang,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Mukomuko Bustam Bustomo dalam keterangannya di Mukomuko, Selasa.
Bustam Bustomo yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko itu mengatakan hal tersebut berdasarkan laporan rekapitulasi hasil pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di daerah ini yang dilaksanakan di 17 puskesmas, RSUD, dan Dinas Kesehatan setempat. Ia menyebutkan, sebanyak 1.379 orang yang menjadi sasaran vaksinasi tahap pertama COVID-19 di daerah tersebut terdiri tenaga kesehatan dan pejabat pemerintah daerah setempat.
Dari sebanyak 1.379 orang tersebut, sebanyak 924 tenaga kesehatan di daerah ini yang telah registrasi atau 67,01 persen, dan sebanyak 561 orang nakes yang menerima vaksinasi. Kemudian sebanyak 279 tenaga kesehatan dan pejabat pemerintah setempat batal mengikuti vaksinasi COVID-19 karena mengalami berbagai penyakit dan 84 nakes ditunda karena kondisi kesehatan tidak memungkinkan. Ia menjelaskan, penyebab nakes dan pejabat pemerintah setempat ini batal menerima vaksin COVID-19 nya, karena mereka mengidap penyakit sehingga mereka tidak bisa menerima vaksin ini.
“Berdasarkan hasil skrining puluhan tenaga kesehatan itu memiliki riwayat berbagai penyakit lainnya sehingga mereka ini tidak direkomendasikan mengikuti vaksin COVID-19,” ujarnya.
Kemudian sebanyak 84 tenaga kesehatan di daerah ini terpaksa ditunda menerima vaksin COVID-19 karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan menerima vaksin tersebut.
“Kalau tenaga kesehatan yang saat ini ditunda menerima vaksinasi COVID-19, kemungkinan mereka masih bisa divaksinasi setelah kondisi kesehatannya pulih,” ujarnya.(SbZ/AdV)
- 320048 views