Skip to main content
x
Cuaca Ekstrem Melanda Bengkulu, Nelayan Pantai Malabero Terpaksa Berhenti Melaut. Foto : Monica Anggraini

Cuaca Ekstrem Melanda Bengkulu, Nelayan Pantai Malabero Terpaksa Berhenti Melaut

Siberzone.id - Cuaca ekstrem yang melanda Kota Bengkulu dalam sepuluh hari terakhir memaksa para nelayan di Pantai Malabero untuk menghentikan aktivitas melaut. Hujan deras disertai angin kencang membuat kondisi perairan menjadi sangat berbahaya bagi para nelayan. Selasa (10/12/2024).

Wanail, salah seorang nelayan setempat, mengungkapkan bahwa cuaca buruk seperti ini memang kerap terjadi menjelang akhir tahun.

“Kami tidak punya pilihan lain selain menunggu cuaca membaik. Saat ini, tidak ada sumber penghasilan tambahan,” ujar Wanail dengan nada penuh harap.

Ia berharap kondisi cuaca segera kembali normal agar mereka bisa kembali melaut dan memperoleh penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari.

BMKG juga memperingatkan bahwa dampak dari cuaca ekstrem ini diprediksi akan berlangsung hingga April 2025, yang artinya para nelayan di wilayah pesisir seperti Pantai Malabero harus lebih bersabar dalam menghadapi tantangan ini.

“Selain itu, masyarakat pesisir diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam lainnya yang bisa muncul akibat kondisi cuaca yang tidak stabil,” lanjutnya.

Dengan adanya peringatan ini, diharapkan masyarakat dapat mempersiapkan diri dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keselamatan, serta mengurangi dampak buruk cuaca ekstrem yang sedang berlangsung.

 

Reporter : Monica Anggraini

Editor : Nur Leli