Skip to main content
x
Dinas Pariwisata Prov Bengkulu Akan Tata Pedagang Pakan Dan Buah Kawasan Pantai Panjang. Foto : Erin Andani

Dinas Pariwisata Prov Bengkulu Akan Tata Pedagang Pakan Dan Buah Kawasan Pantai Panjang

Siberzone.id - Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bengkulu akan melakukan penataan pedagang buah dan pakaian yang ada di kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu, Rabu (24/04/24).

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Murlin Hanizar, mengatakan, pedagang pakaian sudah ada tempatnya sesuai SK gubernur terkait APL. Mereka sudah kami panggil dan mereka sudah buat pernyataan untuk sanggup dilakukan penataan.

"Tentang bangunannya sudah kami sampaikan kepada pak gubernur, dan mereka (pedagang) menyanggupi untuk membangun sendiri auningnya seperti los berjualan yang seragam. Mereka juga sudah buat pernyataan diatas materai," ucapnya.

"Dari pendataan yang dilakukan pihaknya ada sekitar 18 sampai 20 pedagang pakaian di kawasan Pantai Panjang. Pedagang-pedagang tersebut telah menyetujui untuk pindah dan membangun lapak berjualan sendiri," tambahnya.

Kepada para pedagang yang berjualan pakaian harus menonjolkan ciri khas dari Provinsi Bengkulu untuk pakaian yang dijualnya.

"Mereka yang menjual pakaian itu harus punya ciri khas Bengkulu, harus punya ciri khas wisata Bengkulu. Misalnya gambar kaos Benteng Marlborough atau Bunga Rafflesia dan pernak-pernik lainnya yang berkaitan dengan bermotifkan atau memiliki  lambang-lambang icon Bengkulu," lanjutnya.

Sedangkan untuk pedagang buah, khususnya di kawasan pintu masuk dari Jenggalu, ia menyebut jika Gubernur telah menugaskan untuk dilakukan pembangunan tempat berjualan bagi pedagang buah yang ada di kawasan tersebut.

"Mungkin nanti kita akan buat satu-satu, karena selama ini mereka terpisah. Dan itu akan dibuat sebelah kanan sepanjang jalan masuk dari simpang Jenggalu menuju pasir putih., karena di sebelah kiri takutnya sudah masuk kawasan TWA, takut kita salah. Dari pendataan yang dilakukan pihaknya, untuk para pedagang buah yang ada di kawasan Pantai Panjang  sekitar 14 pedagang," pungkasnya.

Reporter : Erin Andani

Editor : Nur Leli