Skip to main content
x
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, M. Rizon. Foto : Erin Andani

Dinas TPHP Provinsi Bengkulu Sebut Realisasi PSR Baru 15 Persen

Siberzone.id - Realisasi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) atau replanting tahun 2024 di Bengkulu baru teralisasi 15 persen.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, M. Rizon menyebutkan target replanting di tahun 2024 yakni 6.000 hektar, dan baru teralisasi 15 persen.

"Tahun ini untuk replanting target kita mencapai 6 ribu sekian hektare secara keseluruhan, dan ini masih berjalan di angka 15 persen," ucap Rizon saat diwawancarai, Senin (10/06/2024).

Dikatakan Rizon, pihaknya hanya memfasilitasi penyampaian program ke pemerintah pusat Dirjen Perkebunan di BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) berdasarkan dari usulan yang disampaikan pihak kabupaten yang memiliki petani dan lahan sawit yang menjadi sasaran program. 

"Sebaran program replanting yang dilakukan mayoritas pada kabupaten yang memiliki banyak lahan sawit seperti Kabupaten Bengkulu Utara, Mukomuko, Seluma, hingga ke Bengkulu Selatan, dan usulan yang ada tersebut sesuai yang disampaikan pemerintah kabupaten. Untuk alokasi bantuan replanting sawit sekarang masih di angka Rp 30 juta per hektarnya," jelasnya.

Rizon menjelaskan, bantuan tersebut nantinya dalam bentuk bantuan fisik seperti pupuk, bibit sawit bersertifikasi, hingga bantuan benih padi dan palawija untuk melakukan tumpang sari selama proses PSR berlangsung yakni 4-5 tahun, dan bukan diberikan secara nominal langsung kepada para petani.

"Bantuan ini langsung dari BPDPKS Dirjen Perkebunan, dan kita berharap banyak petani kita yang berpartisipasi dengan adanya program replanting ini, sehingga nanti ke depannya produktivitas petani sawit kita serta kesejahteraan sektor perkebunan sawit di Bengkulu dapat meningkat," singkat Rizon.

Reporter : Erin Andani

Editor : Nur leli