Disnaker Kota Bengkulu Fasilitasi Masyarakat yang Ingin Jadi PMI ke Luar Negeri
Siberzone.id - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bengkulu fasilitasi masyarakat Kota Bengkulu yang ingin menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan berkerja diluar negeri melalui jalur resmi atau legal.
Kepalas Disnaker Kota Bengkulu, H. Firman Romzi, S.Sos., M.Si., menyebutkan ada 3 jalur bagi PMI yang ingin bekerja ke luar negeri, yakni pertama jalur Goverment to Goverment (G to G), kedua jalur Profesional to Profesional (P to P), dan terakhir melalui Jalur Mandiri.
"Untuk skema G to G ini gratis dan tidak dipungut biaya sepeserpun karena telah ditanggung oleh pemerintah, tujuan negara nya yaitu Jepang, Korea, dan Jerman. Skema G to G kuota pendaftarannya unlimited, namun tentunya harus mengikuti tahapan seleksi terlebih dahulu dan yang lolos harus mengikuti pelatihan sekitar 6 bulan sebelum diberangkatkan ke negara tujuan kerja," kata Firman, Kamis (08/08/2024).
Sementara itu, untuk skema P to P ada sejumlah biaya yang dipersyaratkan oleh perusahaan yang akan memenerima PMI nantinya, dan negara tujuannya yakni Taiwan, Jepang, Singapura, Malaysia, Arab Saudi, Skotlandia, dan negara-negara di Eropa Tengah.
"Paling banyak dan hampir setiap hari Disnaker Kota menerima pendaftaran adalah skema P to P dengan Negara tujuan Taiwan. Namun, para pendaftar banyak yang terkendala masalah biaya di awal, contohnya ke Taiwan minimal biaya yang dibutuhkan sebesar 25 juta, dan ke jepang 40 juta," jelas Firman.
Ditambahkan Firman, untuk jalur mandiri pendaftarannya melalui website https://karirhub.kemnaker.go.id/ yang terhubung langsung dengan website perusahaan penerima PMI di negara bersangkutan.
"Untuk Jalur mandiri ini biasanya perusahaan atau pabrik membutuhkan orang yang telah berpengalaman kerja di bidang yang sama sebelumnya," singkatnya.
Reporter : Erin Andani
Editor : Nur leli
- 250073 views