Skip to main content
x
ekretaris DPD Golkar Provinsi Bengkulu Samsu Amanah, S.Sos. Foto : Erin Andani

Golkar Keluarkan SK Dukung Paslon Rohidin Mersyah-Meriani

Siberzone.id - Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus bersama jajaran Partai Golkar dikantor DPP Partai Golkar di Jakarta baru-baru ini mengumumkan nama-nama pasangan calon yang didukung Partai untuk Pilkada 2024 di 10 Provinsi khususnya di Provinsi Bengkulu, Sabtu (20/07/24).


Dari 10 Provinsi tersebut, khususnya Provinsi Bengkulu telah dikeluarkan Surat Keputusan (SK) Paslon Rohidin Mersyah  sebagai calon Gubernur Bengkulu berpasangan dengan Meriani sebagai Calon Wakil Gubernur, Kader Partai Gerindra.


Hal ini disampaikan Sekretaris DPD Golkar Provinsi Bengkulu Samsu Amanah, S.Sos., sementara ini sudah final di tiga Partai dari Partai Hanura, PKS, PPP dan empat Partai sama Golkar untuk mengusung H. Rohidin Mersyah sebagai Calon Gubernur pada November 2024 mendatang.


"Tidak ada lagi yang lain, tapi tetap menunggu proses dari DPP walaupun sudah bulat B1KWK nya. Proses yang kita lalukan berkali-kali berawal dari survei. Nanti paling lambat setelah bulan Agustus mendatang baru keluar B1KWK. Demikian juga Hanura telah memberikan Rekomendasi, tinggal kita sekarang lagi bertanya-tanya PKS sama PPP kapan dia siap memberikan Rekomendasi," ucap Amanah juga selaku Waka I DPRD Provinsi Bengkulu baru-baru ini di Kantor DPRD Provinsi Bengkulu.

 

Untuk kandidat wakil Gubernur, kita inisial M dua-duanya inisial M. Mian sama Mariani, karena Mian sudah berpasangan dengan Helmi jadi tinggal satu kandidat sekarang. Ini dari kita Golkar ya. Tinggal bagaimana kita tunggu masukan dari kawan-kawan kualisi, apakah mereka tidak punya tokoh untuk kita jaring.


"Dengan koalisi ini, kita tetap melakukan penjaringan toko. Kita lalukan survei atau langsung mengikuti maunya kita, karena harus tetap Demokratis kita dengan teman-teman koalisi yang ada," lanjutnya.


Sementara Mian-Helmi sudah berpasangan, untuk gerakan khusus atau strateginya sementara tidak ada karena kita inikan Incumbent. Apa yang sudah kita lakukan sambil-sambil kerja 'curi' star selama ini jadi sudah clear persoalan itu.


"Soal populeritas dan elektability tinggal saya kira diberbagai survei Pak Rohidin juga tetap teratas. Tinggal elektabilily kesukaan orang mau memilih lagi itu yang harus kita bangun. Nanti pada saatnya paslon yang kita daftarkan ke KPU barulah kita rancang strateginya," singkatnya.

Reporter : Erin Andani

Editor : Nur leli