Skip to main content
x
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyerahkan bantuan senilai Rp1 miliar bagi korban banjir dan longsor di Sumatera Barat.

Gubernur Bengkulu Serahkan Rp1 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera Barat

Siberzone. id - Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyerahkan bantuan senilai Rp1 miliar bagi korban banjir dan longsor di Sumatera Barat.

Bantuan tersebut disalurkan pada Kamis (11/12) sebagai wujud solidaritas dan kepedulian masyarakat Bengkulu terhadap daerah yang tengah dilanda bencana.

 

Dalam penyerahan yang berlangsung di Komplek Gubernur Sumbar, Helmi menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam penanganan bencana, termasuk keputusan Gubernur Mahyeldi Ansharullah menunda resepsi pernikahan putranya.

“Keputusan itu sangat arif dan bijaksana. Kita juga melihat Gubernur Mahyeldi turun langsung ke lokasi bencana, menunjukkan komitmen kuat dalam penanganan darurat,” ujar Helmi.

Helmi menambahkan, kedekatan geografis dan kultural antara Bengkulu dan Sumatera Barat membuat rasa solidaritas masyarakat Bengkulu mengalir cepat. Menurutnya, banyak warga Bengkulu memiliki hubungan asal-usul dengan Sumbar.

“Saat kabar bencana sampai ke Bengkulu, kami langsung menggalang donasi. Total terkumpul Rp4,3 miliar, dan Rp1 miliar kami serahkan hari ini,” katanya.

Selain bantuan dana, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga mengerahkan 100 ambulans yang dibagi ke tiga provinsi terdampak. Setiap unit membawa paket sembako untuk langsung dibagikan kepada warga.

Helmi berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban korban serta mempererat hubungan kedua daerah.

“Semoga masyarakat tetap sabar dan tabah menghadapi ujian ini. Alhamdulillah kondisi Sumbar mulai membaik, meski beberapa wilayah seperti Aceh masih menghadapi kendala listrik dan jaringan,” ucapnya.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat Bengkulu.

“Ini menunjukkan bahwa Sumbar tidak sendiri. Hubungan kedua daerah sudah terjalin sejak lama, bahkan sejak kami masih menjadi wali kota,” ujarnya.

Mahyeldi menyampaikan bahwa kondisi Sumbar perlahan pulih. Beberapa akses jalan mulai dapat dilalui, meski dampak bencana kali ini tergolong berat. Sekitar 250 orang dilaporkan meninggal dunia, lebih dari 80 orang masih hilang, dan kerugian diperkirakan mencapai hampir Rp5 triliun.

Ia berharap masyarakat dapat mengambil hikmah dari musibah ini dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Selain menyerahkan bantuan, Gubernur Helmi Hasan juga meninjau sejumlah lokasi terdampak untuk melihat langsung kondisi dan kebutuhan warga. (Adv)