Skip to main content
x
Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Provinsi Bengkulu Ferry Ernez Parera. Erin Andani

Kepala Biro Pemkesra Ferry Imbau Jamaah Haji Jika Beli Handphone Di Tanah Suci Segera Melapor

Siberzone.id - Untuk jamaah hari khususnya di Provinsi Bengkulu yang membeli handpone ditanah suci segera melaporkan ke pihak imigrasi agar tidak dikenakan biaya, Sabtu (29/06/24).

Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Provinsi Bengkulu Ferry Ernez Parera, menyampaikan, kami imbau kepada jamaah haji dari bea cukai bahwa bagi jamaah yang membeli terutama handphone di Arab Saudi, ketika sampai di tanah air harus segera didaftarkan pada hari itu juga.

"Jadi ketika di Bandara Fatmawati harus dilaporkan dengan pihak imigrasi bea cukai, terkait dengan pembelian handphone untuk didaftarkan IMEI handphone tersebut, karena kalau tidak didaftarkan maka tidak akan bisa digunakan ditanah air," ucapnya.

Apabila keesokan harinya maka dikenakan biaya yang cukup besar sekitar 40-50 persen dari harga handphone. Jadi yang kita sayangkan nanti bagi jamaah yang tidak tahu ataupun tidak mengerti nantinya harus dikenakan biaya.

"Tapi kalau hari pertama sampai ketanah air langsung dilaporkan, sehingga bisa digunakan dan tidak dikenai biaya," lanjutnya.

Terkait dengan barang yang dibeli jamaah haji tetap ada pemeriksaan, pihak imigrasi tetap memeriksa barang kedatangan termasuk juga barang yang dikoper itu diperiksa semua.

"Nanti ketika itu layak, mereka tidak boleh membawa pakaian lebih dari 20 pasang. Ada aturanya yang diatur yang membawa barang dari tanah suci," tuturnya.

"Kami imbau ini agar masyarakat dan jamaah haji tahu yang bisa menginformasikan kepada keluarganya yang membeli Handphone baru segera laporkan, karena sudah sampai di asrama hajikan pikiran mereka bisa jadi tidak mendengarkan yang menyampaikan pengumuman karena berpikir bagaimana bisa langsung bertemu dengan keluarga. Kami dari petugas memberikan informasi sampai dengan 3 dan 4 kali, supaya yang membawa terutama handphone, serta tetap menjaga kesehatan," pungkasnya.

Reporter : Erin Andani

Editor : Nur leli