Kepala OJK Katakan Kondisi IJK di Provinsi Bengkulu dalam Kondisi Stabil
Siberzone.id - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu, Tito Adji Siswantoro, mengatakan kondisi Industri Jasa Keuangan (IJK) di Provinsi Bengkulu sampai dengan Februari 2024 dalam kondisi stabil dengan kinerja yang positif, dan likuiditas yang memadai serta profil risiko yang terjaga mendukung pertumbuhan perekonomian di Provinsi Bengkulu.
"Untuk jumlah investor pasar modal wilayah Provinsi Bengkulu masih menunjukkan pertumbuhan yang mencapai double digit secara yoy, pada Januari tahun 2024 jumlah investor saham di Provinsi Bengkulu sebanyak 27.119 Single Investor Identification (SID) atau tumbuh 20,74% yoy," ucap Tito di Aula OJK Provinsi Bengkulu, Jumat (05/04/2024).
Ditambahkan Tito, untuk jumlah investor Reksa Dana dan SBN masing-masing tumbuh sebesar 18,52% yoy dan 21,04% yoy, dengan nilai kepemilikan saham di Provinsi Bengkulu posisi Januari 2024 mencapai Rp287,94 miliar, tumbuh 29,51% yoy.
"Untuk nilai transaksi saham pada Januari 2024 mencapai sebesar Rp 231,47 miliar naik dari tahun sebelumnya sebesar 29,82% yoy," tambah Tito.
Tito menjelaskan, OJK Provinsi Bengkulu telah melakukan pemeriksaan on site terhadap 1 Kantor Cabang Perusahaan Efek dan 1 Kantor Cabang Bank Umum yang menjadi Agen Pemasaran Efek Reksa Dana (APERD) yang berada di Provinsi Bengkulu hingga Maret 2024.
Reporter : Erin Andani
Editor : Nur Leli
- 250020 views