Masuki Musim Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Masyarakat Tidak Bakar Sampah dan Buang Puntung Rokok Sembarangan
Siberzone.id - Dinas Pemadan Bahaya Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bengkulu mengimbau selalu masyarakat Kota Bengkulu untuk tidam membuang puntung rokok dan membakar sampah sembarangan.
Hal tersebut karena Kota Bengkulu sedang mengalami musim kemarau selama satu bulan penuh.
"Kita mengimbau masyarakat yang merokok agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, karena dengan kondisi musim kemarau seperti ini hembusan angin dapat membawa api sekecil apapun sehingga rawan membuat terjadinya kebakaran lahan. Lalu bagi masyarakat yang membakar sampah agar dijaga betul jangan sampai api pembakaran merambat, membesar, dan melahap area lahan kering," ucap Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Bengkulu, Endang Afrizal, Jumat (02/07/2024).
Dikatakan afrizal, bagi masyarakat Bengkulu yang mengalami atau mengetahui adanya kejadian kebakaran bisa menghibung Call Center Damkar Kota Bengkuku di nomor (0736) 5523003 atau 081273293302.
"Bagi masyarakat Kota Bengkulu, atau kabupaten yang berdekatan seperti Seluma dan Bengkulu Tengah bisa melaporkan kejadian kebakaran melalui Call Center kami. Damkar Kota Bengkulu akan selalu siap dan sigap melayani masyrakat," ucapnya.
Sebagai informasi, beberapa waktu lalu Kasi Datin Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Bengkulu, Anang Anwar menjelaskan jika saat ini Provinsi Bengkulu sedang memasuki musim kemarau yang diperkirakan akan berlangsung selama satu bulan. Hal tersebut berdasarkan hasil dari pemantauan dan analisis terkini yang dilakukan oleh BMKG Stasiun Klimatologi Bengkulu.
Anang mengatakan, jika Provinsi Bengkulu diperdiksi akan mengalami musim kemarau selama satu bulan ke depan. Hal tersebut disebabkan karena secara nasional, saat ini Indonesia telah memasuki musim kemarau hingga beberapa bulan ke depan.
“Untuk satu bulan ini pada bulan Juli 2024 Bengkulu memasuki musim kemarau, hal ini terjadi karena monsoon Australia itu cukup kuat," jelas Anang.
Reporter : Erin Andani
Editor : Nur Leli
- 250086 views