Skip to main content
x
Pemerintah Waspadai Akses Kesenjangan Sosial Bagi Masyarakat Bengkulu Selatan

Pemerintah Waspadai Akses Kesenjangan Sosial Bagi Masyarakat Bengkulu Selatan

SiberZone.id, BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi se mm meminta seluruh OPD untuk mewaspadai dampak buruk kesenjangan sosial-ekonomi yang kian melebar di tengah pandemik Covid-19.

“Meskipun angka gini ratio kita tercitra membaik karena banyak masyarakat kelas menengah yang naik kelas, namun secara objektif harus kita akui bahwa tengah terjadi pelebaran jurang kesenjangan yang cukup mengkhawatirkan dalam setahun terakhir”, ungkap ” Gusnan”melalui sambungan telepon pada Rabu (03/03/2021).

Menurut ” Gusnan” jangan ada yang menggambarkan kepemilikan kekayaan warga negara ini, urai Gusnan juga tak lepas dari rentang upah minimum UMR di bumi setungguan yang dapat menjadi indikator proporsi antara perkerja dan para dunatur , pengusaha di daerah kita.

“Jangan sampai menghadirkan ekses gini ratio yang beresiko terhadap stabilitas sosial bangsa dan politik dalam jangka panjang”, ungkap Gusnan.

Pemerintah akan tetap berupaya mengusulkan, melalui kementerian dan lembaga terkait mesti menangkap gejala dan fenomena sosial ini. Karena Ketimpangan yang ekstrim memiliki reputasi gejolak sosial yang mengerikan dalam sejarah peradaban manusia, khususnya di kabupaten Bengkulu Selatan.

“Selain BLT dan batuan kartu pra kerja, kerjasama internasional melalui skema investasi yang konsisten harus dijalin secara lebih luas, tidak terkonsentrasi pada satu negara tertentu. Ada banyak tantangan, tetapi banyak hal yang bisa dilakukan secepatnya,” ujarnya.(SbZ/AdV)