Pemprov Bengkulu Antisipasi Insiden Membahayakan Di Kawasan Pantai Panjang Selama Lebaran 1445 H
Siberzone.id - Pemprov Bengkulu mengantisipasi terjadinya insiden yang membahayakan jiwa selama libur lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah di kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu, Jum'at (12/04/24).
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu Isnan Fajri, S.Sos., M.Kes., mengatakan, untuk mencegah terjadinya kasus pengunjung tenggelam di kawasan Pantai Panjang pada momen lebaran tahun ini, Pemprov Bengkulu bersinergi dan berkolaborasi dengan pihak terkait lainnya untuk mengamankan kawasan pantai panjang.
''Target kita tidak ada lagi kejadian-kejadian seperti tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu kita antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,'' ucapnya.
Masing-masing pos akan dijaga oleh masing-masing tim mulai dari BPBD, Basarnas, Tagana dan Dinas Sosial dan Dinas Pariwisata. Pos tersebut bersiaga mulai dari pukul 07.00 WIB hingga 18.00 WIB dengan semua sarana dan prasarana yang lengkap.
''Setelah jam 6 sore bukan berarti poskonya tutup, tetapi masih ada yang menjaga. Karena siapa tahu ada juga yang malam-malam mandi di kawasan pantai. Tugas dari personil posko pengamanan yakni mengingatkan dan melarang pengunjung yang ada di kawasan pantai panjang agar tidak mandi," lanjutnya.
Pemprov Bengkulu menambah pos pengamanan lebaran di kawasan Pantai Panjang. Sebelumnya, hanya satu pos pengamanan yang didirikan yang berada di Sport Center, pada lebaran tahun ini ditambah menjadi tiga pos. Dua pos pengamanan tambahan tersebut berada di kawasan Pasir Putih dan Sport Center serta Pantai Zakat.
''Kalau dulu posko induk kita cuma satu yang berada di Sport Center, sekarang kita tambah lagi satu pos di Pasir Putih dan satu pos lagi Pantai Zakat, jadi ada 3 pos pengamanan. Dengan adanya 3 pos ini maka frekuensi pemantauan bisa intens, karena jarak wilayah pemantauan akan lebih pendek,'' tutupnya.
Reporter : Monica Anggraini
Editor : Nur Leli
- 250076 views