Skip to main content
x
Asisten I Setda provinsi Bengkulu, Drs. Khairil Anwar, M.Si. Foto : Erin Andani

Pemprov Bengkulu Gandeng Pihak Swasta Atasi Keterbatasan Anggaran Kontingen PON

Siberzone.id - Untuk mengatasi keterbatasan anggaran Pemprov Bengkulu akan melibatkan dan menggandengan pihak swasta di Bengkulu untuk berkontribusi, Senin (20/05/24).

Asisten I Setda provinsi Bengkulu, Drs. Khairil Anwar, M.Si., mengatakan, dalam rapat koordinasi Pemprov Bengkulu bersama KONI Provinsi Bengkulu dan para Pengurus Cabor serta perwakilan atlet yang berpartisipasi dalam PON Aceh-Sumut 2024 pada bulan Maret lalu,  juga dibahas terkait dengan keterbatasan anggaran yang ada untuk menunjang kontingen Bengkulu pada PON.

"Untuk mengatasi keterbatasan anggaran yang ada, Pemprov Bengkulu menyebut akan melibatkan dan menggandengan pihak swasta untuk berkontribusi mengatasi keterbatasan anggaran tersebut," ucapnya.

"Sebenarnya anggaran untuk PON itu sudah kita dianggarkan melalui dana hibah dan mereka akan segera melakukan Pelatda. Kemarin memang anggaran yang kita siapkan tentu nggak cukup ya karena ada keterbatasan. Tetapi kemarin sudah kita sampaikan juga, mungkin kita akan coba mengundang mengundang pihak swasta untuk bisa ikut berkontribusi serta berpartisipasi, dan ini kan pernah kita lakukan pada saat Porwil dulu," tambahnya.

Untuk mengatasi persoalan anggaran yang ada, pihaknya akan mengundang pihak swasta dan pihak terkait lainnya untuk membahas keterbatasan anggaran untuk PON Aceh-Sumut 2024.

"Kita dalam waktu dekat akan mengundang beberapa perusahaan swasta dan juga BUMD yang ada di Provinsi Bengkulu ini untuk bisa ikut berpartisipasi," lanjutnya.

Untuk anggaran hibah pelaksanaan PON dari Pemprov Bengkulu sendiri sudah direalisasikan ke KONI Provinsi Bengkulu dengan besaran anggaran sekitar Rp 5 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk mengakomodir kebutuhan para atlet dan cabang olahraga.

"Akhir tahun lalu sudah ketuk palu anggarannya, prosesnya di KON. Kalau besarannya sekitar 5 miliaran," pungkasnya.

Reporter : Erin Andani

Editot : Nur Leli