Skip to main content
x
kegiatan Pertemuan Rutin Bulanan PKH Kota Bengkulu dan Evaluasi Penyaluran Tahap 2 Tahun 2024 di Aula Berendo Dinas Sosial Kota Bengkulu, Senin (20/05/204). Foto : Erin Andani

Pertemuan Rutin Bulanan PKH Kota Bengkulu, Ini Harapan Arif Gunadi

Siberzone.id - Penjabat (Pj) Walikota Bengkulu, Ir. Arif Gunadi, M. Si., berharap para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) se-Kota Bengkulu bisa lebih ekstra saat melakukan pendataan apakah yang bersangkutan benar-benar belum merasakan sentuhan pemerintah, hal ini disebabkan masih banyak warga kurang mampu yang melapor ke dirinya belum menerima bantuan dari pemerintah.

 

“Ini perlu pendataan yang benar dari pemerintah kota, karena kalau tidak, maka kita tidak tahu apakah orang itu benar-benar belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah atau hanya mengaku-ngaku saja belum pernah mendapatkan bantuan, padahal sudah banyak mendapatkan bantuan dari pemerintah,” kata Arif dalam sambutannya pada kegiatan Pertemuan Rutin Bulanan PKH Kota Bengkulu dan Evaluasi Penyaluran Tahap 2 Tahun 2024 di Aula Berendo Dinas Sosial Kota Bengkulu, Senin (20/05/204).

Arif tak lupa mengucapkan terima kasih atas dedikasi para pendamping PKH, karena berkat petugas PKH ada sebanyak 12.900 Kader Pembangunan Manusia (KPM) menerima bantuan pemerintah melalui PKH.

"Saya meminta para pendamping PKH dapat melakukan pendataan semaksimal mungkin, sehingga bantuan dari pemerintah baik daerah maupun pusat bisa tepat sasaran," tambah Arif.

Arif juga meminta para pendamping PKH untuk mendata dan melaporkan warga kurang mampu yang belum tersentuh bantuan pemerintah, dan nantinya, pemerintah akan membantu melalui program dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bengkulu.

“Laporkan jika ada warga yang membutuhkan bantuan pemerintah, banyak yang bisa kita bantu, dan ada dari Baznas, karena kalau dari PKH kan melalui pengusulan jadi membutuhkan waktu. Kalau Baznas kita dapat membantunya pada hari itu juga,” papar Arif.

Terakhir, Arif memberikan penghargaan dan apresiasi kepada dua pendamping PKH atas nama Ade dan Elza telah mendedikasi dirinya yang kini akan berpindah tugas karena lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Reporter : Erin Andani

Editor : Nur leli