Skip to main content
x
Pemerintah Kabupaten Kaur resmi tuntas ditutup dengan agenda silaturahmi bersama jemaah Masjid Jamik Al Amin, Desa Manau IX 2, Kecamatan Padang Guci Hulu, Selasa malam.

Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026M yang Digelar Pemerintah Kabupaten Kaur Resmi Tuntas Ditutup

Siberzone.id -- Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026M yang digelar Pemerintah Kabupaten Kaur resmi tuntas ditutup dengan agenda silaturahmi bersama jemaah Masjid Jamik Al Amin, Desa Manau IX 2, Kecamatan Padang Guci Hulu, Selasa malam.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos, MAP bersama Wakil Bupati Abdul Hamid, S.PdI, didampingi Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Ketua TP PKK, Ketua DWP, Ketua GOW, dan Kepala OPD. Hadir pula camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh jemaah masjid setempat.

Kepala Desa Manau IX 2, Gunawan, mewakili masyarakat dan pengurus masjid, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Tim Safari Ramadan Pemkab Kaur dan memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun penyajian makanan.

Gunawan menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut, seluruh 11 kepala desa yang ada di Kecamatan Padang Guci Huku hadir lengkap. Kehadiran mereka menunjukkan kekompakan para kepala desa sebagai bentuk sinergi dalam APDESI Pagulu sekaligus komitmen mendukung kebijakan Bupati Kaur.

“Kehadiran para kepala desa ini wujud kekompakan kami yang tergabung dalam APDESI Pagulu. Kami berkomitmen mendukung berbagai kebijakan dan program Bupati Kaur demi kemajuan daerah, termasuk penegakan Perda Ternak” kata Gunawan.

Dalam kesempatan tersebut Gunawan juga meminta perhatian pemerintah terkait perbaikan jalan kabupaten sepanjang 300 meter dan rehabilitasi jembatan penghubung di Air Padang agar bisa dilalui kendaraan roda empat dan mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan perkebunan, seperti kelapa sawit yang mencapai 20 ton per hari.

Sementara itu, Sementara itu, Wakil Bupati Abdul Hamid, S.PdI, yang didaulat menyampaikan sambutan, menegaskan bahwa kehadiran dirinya bersama Bupati tidak hanya untuk kegiatan Safari Ramadan dan tarawih keliling, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat

“Kehadiran kami selain melaksanakan tarawih keliling, juga untuk bersilaturahmi dengan seluruh masyarakat dan jemaah Masjid Jamik Al Amin” ujar Abdul Hamid.

Dalam Kesempatan tersebut, Wabup juga memaparkan capaian dan program strategis pemerintah daerah selama kurang lebih satu tahun kepemimpinan Bupati Gusril bersama dirinya, Di antaranya, Wabup menyebut rehabilitasi tugu perbatasan sebagai penanda masuk Kabupaten Kaur, pengaktifan kembali bus sekolah untuk mempermudah akses pendidikan, selesainya pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV dan gardu induk sebagai penguatan sistem kelistrikan, serta pembangunan Sekolah Rakyat dengan anggaran Rp250 miliar untuk memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan berkualitas, gratis, dan berasrama bagi anak-anak di pelosok, mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Selain itu, Wabup menyinggung program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Merpas, Kecamatan Nasal, sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir, dan capaian di bidang kesehatan dengan Kabupaten Kaur meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Pratama pada awal 2026, dengan tingkat kepesertaan BPJS Kesehatan mencapai 99,1% dari total penduduk.

Dalam sektor pertanian, Wabup meminta dukungan penuh kepala desa terhadap program penertiban hewan ternak yang ditargetkan tuntas pada tahun 2026, sehingga program pembagian bibit sawit gratis dapat dilaksanakan dengan aman tanpa khawatir tanaman dirusak ternak. Ia menjelaskan, warga yang ingin mendapatkan bibit sawit dapat membentuk kelompok tani, kemudian diusulkan dan diverifikasi oleh dinas terkait.

Selain itu, Wabup menekankan pentingnya pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai pengganti DTKS agar penyaluran bantuan sosial seperti PKH, BPNT, dan PBI Jaminan Kesehatan tepat sasaran. Ia meminta Camat untuk segera mengumpulkan kepala desa dan operator desa untuk memperbarui data, menegaskan bahwa akurasi data menjadi kunci agar bantuan pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

Di tempat yang sama, Bupati Gusril Pausi langsung menanggapi usulan kepala desa terkait infrastruktur. Ia meminta kepala desa segera membuat usulan resmi terkait perbaikan jalan dan jembatan, agar pemerintah dapat mengambil langkah konkret.

“Silakan segera buat usulan resmi terkait jalan dan jembatan. Dengan adanya usulan jelas, pemerintah bisa mengambil langkah nyata untuk menindaklanjutinya,” ujarnya

Bupati menekankan bahwa visi “Kaur Maju, Sejahtera, dan Bahagia” bukan sekadar slogan. Pemerintah daerah terus melakukan pembenahan, mulai dari pelayanan RSUD hingga pelayanan publik lainnya agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya.

“Visi Kaur yang lebih maju, sejahtera, dan bahagia ini bukan hanya slogan. Kami terus membenahi pelayanan di RSUD dan publik lainnya agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya” ungkap Gusril Pausi.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga mengingatkan tentang bahaya narkoba, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba yang mengancam generasi muda.

“Jangan sampai generasi muda terjerumus narkoba yang dapat merusak masa depan mereka,” tegasnya.

Terakhir, Bupati menyinggung yang terus diupayakan pemerintah kabupaten. Jalan sepanjang 59 jalan tembus Muara Enim – Kaur kilometer ini nantinya akan menjadi urat nadi transportasi, termasuk pengangkutan batu bara ke Pelabuhan Linau.

Pada kegiatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan berupa uang senilai Rp5.000.000 kepada Masjid Jamik Al-Amin, yang diterima langsung oleh Imam Masjid. Selain itu, Bupati juga menyerahkan bantuan kepada 20 mustahik yang difasilitasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kaur. (adv)