Sebanyak 18 Ribu Lebih Warga Bengkulu Diusulkan Masuk PBI-JK
Siberzone.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) cabang Bengkulu lakukan verifikasi dan validasi mengenai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melalui operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Nekt Generation (SIKS-NG) untuk pengusulan data Penerima Bantuan Iuran (PBI-JK).

Pj Walikota Bengkulu, Ir. Arif Gunadi, M.Si., mengimbau operator (SIKS-NG) untuk lebih aktif dalam memverifikasi dan memvalidasi hingga mengusulkan data berkaitan dengan Penerima Bantuan Iuran (PBI-JK).
“Nantinya para peserta yang masuk kategori DTKS akan diusulkan ke Pemerintah Pusat untuk masuk PBI-JK, Pemkot siap 100% berkaitan dengan Jamkesda, sehingga dana yang kita siapkan nantinya bisa digunakan untuk program pemerintah lainnya, prisinsipnya Pemkot siap menjamin kesehatan warga kota melalui BPJS gratis,” kata Arif, Kamis (09/05/2024).
Selain itu, Kepala BPJS Cabang Bengkulu Mahyuddin, mengatakan jika pengusulan, verifikasi dan validasi oleh operator SIKS-NG sangat berpengaruh, karena hal tersebut berjalan beriringan, pemerintah pusat akan melihat apabila Kota Bengkulu tidak hanya mengusulkan saja namun juga melakukan pembersihan data.
Menurut Mahyudin, hal seperti ini harus dilakukan agar program BPJS gratis di Kota Bengkulu tetap berjalan dengan optimal dan masyarakat tetap bahagia.
“Selama ini sudah banyak masyarakat kota yang terjamin melalui program primadona pemkot yakni Jamkesda, kita akan berupaya supaya peserta yang selama ini masuk sebagai jamkesda harus memenuhi kriteria DTKS, kalau bisa kita geser ke PBI-JK,” papar Mahyuddin.
Diketahui data terbaru setelah diverifikasi dan validasi dari 26.733 ribu warga, yang layak hanya 18.876 ribu warga, jumlah inilah yang nantinya akan diusulkan ke pemerintah pusat untuk menerima PBI-JK.
Reporter : Erin Andani
Editor : Nur leli
- 250021 views