Skip to main content
x

Tak Selesai Perijinan, Seluruh Gerai Indomaret di Kota Bengkulu Akan Ditutup

Siberzone.id, Bengkulu - Ketua komisi 1 Teuku Zulkarnain menyerahkan surat rekomendasi penyegelan seluruh gerai Indomaret yang ada di kota Bengkulu kepada ketua DPRD kota Bengkulu Suprianto, yang kemudian agar menyerahkan surat tersebut kepada walikota bengkulu Helmi Hasan.

Sebelumnya, komisi 1 telah melakukan sidak, dan terbukti bahwa seluruh Gerai Indomaret di kota Bengkulu tidak memiliki ijin.

Kepala Dinas DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu) Toni Harisman menyebutkan bahwa sejak ada aturan baru tahun 2020, ijin OSS seluruh Indomaret di Bengkulu memang belum keluar sampai saat ini.

"Dulu hanya ijin HO, namun sejak ada surat Kemendag terbaru no 8 Tahun 2020, mereka harus mengurus ijin SIUP dengan komitmen, dan kami sudah sampaikan ke perindag, dan nanti perindag yang akan terjun ke lapangan, apakah itu nanti bisa direkomendasikan untuk kami mengeluarkan ijin atau tidak, dulu kan ada ijin gangguan, nah sekarang kan ada peraturan baru, kalau dulu istilahnya GEO TM, nah sekarang perijinannya masih dalam proses" ungkap Toni. Selasa, 9/03/2021.

Ketua DPRD kota Bengkulu Suprianto menyebutkan jika ada tindakan yang dilakukan, itu bukan semata-mata bahwa pihaknya anti investasi, namun harus ada ketegasan bagi siapapun yang ingin membuka usaha di wilayah kota Bengkulu, termasuk harus menyelesaikan perizinan sebelum beroperasi, beliau pun mengharapkan kepada walikota bengkulu untuk menindaklanjuti surat yang akan disampaikan tersebut secepatnya.

"Berdasarkan surat komisi 1 tadi kan, mereka sudah melaksanakan sidak, dan memang seluruh Indomaret itu belum ada ijin usaha, kami akan segera kirim ke pak wali, untuk dapat menindaklanjuti surat itu nanti, dan saya tegaskan, ini bukan bentuk bahwa kami anti investasi, hanya kami ingin bahwa sebelum beroperasi, Indomaret harus selesai dulu dalam urusan perijinan," jelas Suprianto.

Di kota Bengkulu, jumlah Indomaret ada sekitar 72 gerai dan 10 buah franchise. (S1000).