Tujuh Program Penumbuhan Dan Pengembangan IKM Dan Aneka Tahun 2025
Suberzone.id - Rapat Koordinasi Nasional penyusunan program penumbuhan dan pengembangan industri kecil, menengah dan Aneka (Pusat, BPIP, BPIFK, dan Tugas Pembantuan tahun 2025 terdapat tujuh program prioritas nasional yang di gelar disalah satu hotel di Bengkulu sampai tanggal 01 Juni 2024, Jum'at (31/05/24).

Dirjen IKM dan Aneka Ir. Reni Yanita, M.Si., mengatakan, dengan tujuh program nasional ini, pemerintah berharap dapat menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan IKM secara komprehensif.
"Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat ekonomi nasional, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan," ucapnya.
Adapun tujuh program nasional yang menjadi fokus dalam penyusunan program pembinaan dan pengembangan IKM tahun 2025 adalah sebagai berikut :
1. Memperkuat Ketahanan Ekonomi untuk Pertumbuhan Berkualitas dan Berkeadilan.
Program pertama bertujuan untuk memperkuat ketahanan ekonomi dengan memastikan pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan. Fokus utama adalah meningkatkan produktivitas IKM melalui berbagai dukungan. Seperti akses pembiayaan, teknologi, dan pasar. Pemerintah juga akan menyediakan fasilitas dan infrastruktur yang memadai untuk mendukung operasional IKM.
2. Mengembangkan Wilayah untuk Mengurangi Kesenjangan dan Menjamin Pemerataan.
Pengembangan wilayah menjadi prioritas untuk mengurangi kesenjangan antar daerah. Program ini mencakup pembangunan infrastruktur yang terintegrasi serta pemberdayaan masyarakat lokal agar dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan peluang usaha baru dan memperkuat ekonomi regional.
3. Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Berkualitas dan Berdaya Saing.
Program ketiga berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah akan menyelenggarakan berbagai pelatihan dan pendidikan vokasi untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja. Selain itu, kerjasama dengan institusi pendidikan dan industri akan diperkuat untuk menciptakan SDM yang siap bersaing di pasar global.
4. Revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan.
Revolusi mental dan pembangunan kebudayaan menjadi program yang tak kalah penting. Pemerintah berkomitmen untuk menanamkan nilai-nilai kerja keras, integritas, dan inovasi melalui berbagai kampanye dan program sosial. Pembangunan kebudayaan juga akan difokuskan untuk memperkuat identitas nasional dan mempromosikan produk-produk IKM yang berbasis budaya lokal.
5. Memperkuat Infrastruktur untuk Mendukung Pengembangan Ekonomi dan Pelayanan Dasar.
Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama. Pemerintah akan meningkatkan kualitas jalan, jembatan, pelabuhan, dan fasilitas logistik lainnya untuk mendukung distribusi produk IKM. Selain itu, infrastruktur digital juga akan dikembangkan untuk memfasilitasi pemasaran dan transaksi online.
6. Membangun Lingkungan Hidup, Meningkatkan Penanggulangan Bencana, dan Mengatasi Perubahan Iklim.
Program keenam menekankan pentingnya pembangunan yang berkelanjutan. Pemerintah akan mengimplementasikan berbagai kebijakan untuk melindungi lingkungan hidup, mengurangi risiko bencana, dan mengatasi dampak perubahan iklim. Dukungan teknis dan finansial akan diberikan kepada IKM untuk mengadopsi praktik-praktik ramah lingkungan.
7. Memperkuat Stabilitas Politik, Hukum, Keamanan, dan Hak Asasi Manusia (Polhukamham) serta Transformasi Pelayanan Publik.
Program terakhir berfokus pada penguatan stabilitas politik, hukum, keamanan, dan hak asasi manusia. Pemerintah akan memastikan iklim usaha yang kondusif dengan menjaga stabilitas politik dan keamanan.
Selain itu, transformasi pelayanan publik akan terus dilakukan untuk memberikan layanan yang cepat, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Reporter : Erin Andani
Editor : Nur leli
- 250104 views