Skip to main content
x
Warga di kawasan Merpati 4, Kelurahan Rawa Makmur Kota Bengkulu mengeluhkan kualitas air PDAM yang keruh dan tidak layak digunakan. Kamis (24/10/2024). Foto : Monica Anggraini

Warga Rawa Makmur Keluhkan Air PDAM Keruh

Siberzone.id - Warga di kawasan Merpati 4, Kelurahan Rawa Makmur Kota Bengkulu mengeluhkan kualitas air PDAM yang keruh dan tidak layak digunakan. Kamis (24/10/2024).

Hal ini disampaikan oleh Weni, salah seorang warga Rawa Makmur mengatakan, kondisi air yang masuk ke rumah warga sangat kotor dan mengandung lumpur.

"Airnya keruh dan butuh waktu lama untuk dijernihkan, meskipun saya sudah membuat filter sendiri. Iya filter ini saya buat dari pasir, bata, ijuk, batu kerikil, tapi kurang optimal juga" katanya.

Lanjutnya, terdapat bau kurang sedap dari air yang sering kali mengganggu. Bau ini membuat air tidak nyaman untuk digunakan, bahkan untuk keperluan dasar seperti mandi dan mencuci.

"Kalau tempat saya ini di kelurahan Unib Belakang ini angin-anginan, kadang bersih kadang keruh. Kualitas air itu nggak konsisten sekali bersih, bersih sekali tapi kalau lagi kotor," lanjutnya.

Sebelumnya, Kepala Instalasi Pengolahan Air (IPA) Surabaya Hariansyah mengatakan, pihaknya telah berupaya optimal untuk membuat air baku menjadi air layak konsumsi bagi pelanggan PDAM. Namun buruknya kualitas air baku juga menjadi kendala utama pihaknya.

Saat ini, air baku PDAM untuk distribusi kecamatan Sungai Serut, Teluk Segara dan Muara Bangkahulu menggunakan aliran sungai Air Bengkulu. Tingkat kekeruhannya sungai ini mencapai 10.000-40.000 Ntu dan selalu berubah setiap hari (red: Nephelometric Turbidity Unit, merupakan satuan yang digunakan untuk mengukur kekeruhan air)

Sementara perihal keluhan air kurang bersih atau mati, pihak PDAM diketahui memberikan fasilitas droping air ke warga dengan mobil tangki khusus.

 

Reporter : Monica Anggraini

Editor : Nur Leli