Skip to main content
x

Jajal Pelabuhan, Perbankan Siap Memberikan Pembiayaan PD Bimex

Foto : Wakil Gubernur Bengkulu Rosjonsyah memimpin rapat dengan agenda pembiayaan PD Bimex dengan beberapa Bank

.

 

Siberzone.id, Kota Bengkulu - Bertempat di Ruang Rapat Raflesia Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis, 1 Juli 2021 dilaksanakan rapat yang akan dipimpin oleh Wakil  Gubenur Bengkulu dengan agenda Rencana Pembiayaan Kegiatan PD.Bimex Bengkulu

Kepala Biro Administrasi Perekonomian  dan SDA Dr. Anzori Tawakal, ST, M.S, menjelaskan, ini adalah agenda yang penting untuk terjadinya kesepakatan pembiayaan PD Bimex.

"Namun besarnya pembiayaan yang dilakukan oleh bank-bank tersebut belum putus, karena masih banyak pembahasan yang akan dilakukan," jelas Anzori.

Anzori juga menjelaskan bahwa, dasar dari rapat pembiayaan tadi juga adalah karena PD Bimex dapat kontrak kerja dengan anak perusahaan Pelindo, terkait pengangkutan batubara dari stookfeel ke kapal, dengan apa yang ditawarkan tersebut, dari pihak bank tersebut mendukung sekali dari sisi pembiayaan.

"Dan selanjutnya pihak bank akan melihat kelayakan perbankan, dan ada analisanya, jumlah perbesaran volume di nilai kontraknya, terkait dengan kelayakan usaha, jaminan (kolateral), kemampuan bayar setiap bulan oleh PD. Bimex," ungkap Anzori.

Saat ditanya soal perubahan status, Anzori menjelaskan, bahwa tidak lama lagi PD Bimex akan segera berubah status menjadi Perseroda.

"Tanggal 21 Juli 2021 ini, DPRD Provinsi Bengkulu akan ketok palu, soal perda Bimex, baru kemudian Pemprov Bengkulu dapat memberikan penyertaan modal," pungkas Anzori.

Direktur Utama (Dirut) Perseroda BIMEX Ir Frentindo mengatakan pihaknya mengapresiasi sikap bank yang responsif.

"Tanggapan dari pihak PerBankan sangat responsif, dimana Per Bankan siap membantu pembiayaan-pembiayaan yang dibutuhkan BIMEX ke depan. PerBankan tadi ada yang dari BUMN dan BUMD termasuk Bank yang baru lahir kemarin BSI. Jadi Perbankan itu per Project. Disimulasikan oleh Wagub tadi bantulah oleh masing-masing PerBankan Rp 5 Milyar yang merupakan murni pinjaman dengan konsep bisnis. Itu untuk rencana project kita yang di pelabuhan Pulau Baii operasional dengan Pelindo. Karena untuk bisnis lain, kita sudah siapkan juga dengan posisi yang lain. Artinya keuangan kita memang ada seperti disampaikan Pak Wagub ada penyertaan modal dari Pemda sebesar Rp 2,750 M. Penyertaan modal dari Pemda ini kita ambil, dan dijadikan stimulus pembiayaan operasional kita.Tapi dari pihak perBankan murni bisnis bantuannya. Sejauh ini kalkulasi kita untuk project BIMEX di Pelabuhan bersama Pelindo dibutuhkan anggaran sebesar Rp 30 Milyar. Karena ada beberapa sub bidang. Contoh yang kecil aja jembatan timbang, butuh biaya Rp 5 M, lalu ada treaming loading butuh sekitar Rp 17 M. Belum lagi area butuh sekitar Rp 5 M. Kemudian Baperzone. Tapi semuanya kita laksanakan berdasarkan prioritas. (S1000).

Berikut peserta rapat pembiayaan PD Bimex :
- Wakil Gubernur Bengkulu
- Asisten Perekonomian dan Pembangunan
- Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan SDA
- Kepala Cabang Bank Mandiri
- Direktur Utama Bank Bengkulu
- Kepala Cabang BNI
- Kepala Cabang BSI
- Pimpinan Cabang BCA
- Direktur Utama Bank Jambi (tidak hadir)
- Direktur Utama PD. Bimex Bengkulu
- Direktur Umum dan Keuangan PD.Bimex Bengkulu
- Dewan Pengawas PD.Bimex Bengkulu
- Kepala Bagian BUMD dan Investasi Pemerintah
- Kasubbag Perencanaan dan Pengembangan BUMD
- Kasubbag Evałuasi BUMD