Skip to main content
x

Pembukaan PON XX Papua Tanggal 2 Oktober 2021, Siapkah Bengkulu?

Foto : lambang PON XX Papua

 

Siberzone.id, Bengkulu - Pelaksanaan PON XX yang akan dilaksanakan di Papua seperti nya tidak akan ada masalah, hal tersebut diketahui dari akun YouTube nya Raffi Ahmad.

Dalam video tersebut Ketua II PB PON XX Tahun 2021 Provinsi Papua Roy Letlora S.Hut, MM nampak memberikan gambaran tentang pelaksanaan PON Papua.

"Pembukaan seremonial PON Papua, dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober 2021 dan pada tanggal 23 September sudah ada yang melaksanakan pertandingan," jelas Roy.

Kalau mengenai persiapan, lanjut mantan Atlit Nasional Voly ini, panitia sudah siap dan venue-venue pun sudah siap dan dari sisi penyelenggaraan kita sudah sangat siap dan kita akan menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh kontingen PON Papua dan siap melayani seluruh tamu kita," ujar Roy.

Untuk cabang olahraga, dalam lanjutan penjelasannya, Roy menegaskan ada 37 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di pon Papua.

"Selanjutnya akan dibagi menjadi 4 cluster yang pertama di kota Jayapura, selanjutnya di Kabupaten Jayapura Kabupaten Timika dan kabupaten Merauke," tambah Roy.

Ada kejutan yang akan terjadi di PON ke XX Papua, sambung Roy, selama sejarah pelaksanaan PON di Indonesia Baru kali inilah ada perhatian khusus dari Presiden Republik Indonesia.

"Dan ini yang menjadi surprise bagi kita, selama PON berlangsung, baru kali ini panitia menyiapkan makan sama penginapan gratis kalau selama ini kan aturan PON biaya itu ditanggung oleh tuan rumah 50% dan tamu 50% dan khusus pon Papua semua ditanggung semuanya oleh tuan rumah," lanjut Roy.

Berdasarkan instruksi Presiden, ujar Roy,  seluruh masyarakat di sekitar venue pon Papua dan panitia harus sudah steril dari covid-19.

"Bahkan peserta dari luar Papua itu harus divaksin semua terlebih dahulu, itu yang akan menjadi prokes kita, dan nanti kemudian ada atau tidaknya penonton saat pertandingan berlangsung, itu soal lain, karena acara ini juga akan disiarkan secara online dan masyarakat bisa menyaksikan dari rumah masing-masing, bukan nanya yang di Papua tapi seluruh masyarakat Indonesia bisa menyaksikannya, yang penting harapan kita ada semangat baru di pon Papua saat ini," tegas Roy.

Masih dalam penjelasan Roy Letlora, harapannya PON Papua harus berjalan baik jalan lancar.

"Bahwa Papua itu aman, jangan takut untuk datang ke Papua karena Papua juga adalah bagian dari negara kesatuan Republik Indonesia, presiden juga telah menjamin keamanan untuk pon Papua," pungkas Roy.

Saat dikonfirmasi kepada Plt Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu, Sanuludin beliau membenarkan bahwa memang makan dan penginapan disana disiapkan oleh panitia PON XX Papua gratis.

"Ya ditanggung tuan rumah dik, kita cuma beri makanan tambahan takut tidak cocok dengan menu di Papua," jelas Sanuludin, melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat, 21 Mei 2021.

Namun saat dikonfirmasi mengenai penggunaan dana hibah Rp. 4 miliar untuk Papua dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, Plt Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu mengatakan bahwa yang mengatur itu semua adalah pihak Kadispora Provinsi Bengkulu.

"Dispora dik, dang cuma menggunakannya saja, silahkan hubungi pak kadis dan bendahara orang Dispora," tutup Sanuludin.

Saat wartawan berusaha melakukan konfirmasi terkait penggunaan anggaran, kepada kadispora Provinsi Bengkulu atisar Sulaiman, beliau menjelaskan bahwa rincian ada dengan KONI.

"Silahkan tanya dengan KONI Provinsi Bengkulu terkait rincian penggunaan anggaran hibah yang Rp. 4 M," jelas Atisar.

Adapun terkait cabor yang akan diberangkatkan ke PON Papua, Atisar menjelaskan akan mengirimkan hanya 10 cabor dari 37 cabor yang akan dipertandingkan.

"Sehubungan dengan itu akan ada pengurangan jumlah atlet, rencana awal adalah dari 17 cabor dan 85 atlet yang akan berangkat, untuk itu sekarang sedang digodok oleh kawan-kawan KONI berdasarkan kriteria dari masing-masing atlet, syarat teknis persiapan atlet mereka juga latihan atau TC di tempat masing-masing, bayangan yang akan dikirim sekitar 10 cabor dan atletnya sekitar 22 orang, dan finalnya masih akan dibahas berapa cabor nanti yang akan berangkat," jelas Atisar.

Wartawan media siberzone.id,. langsung menanyakan kembali kepada Plt KONI, dan kemudian diarahkan kepada bendahara KONI, Edward.

Dalam penjelasannya kepada wartawan, Edward belum bisa menyampaikan secara rinci karena ini belum final dan belum ada SK dan berita acara.

"Tunggu kesepakatan, nantikan ada SK nya, nanti setelah ada sk-nya kita enak memberikan keterangan kepada wartawan karena takutnya masih ada perubahan lagi mungkin besok final bisa disampaikan, dan kalau sudah beres semua Plt nanti yang akan menjelaskan, memberikan rincian penggunaan anggaran itu dan itu sudah kesepakatan kita bersama, nanti bukan saya lagi yang akan jelaskan tapi langsung PLT kita, memang sudah sepakat akan ada evaluasi, dan bendahara tugasnya hanya menyalurkan, yang pasti KONI Provinsi Bengkulu dalam keadaan sangat siap untuk berangkat ke Papua," ungkap Edwar. (S1000).