Pemprov Bengkulu Siapkan Rp2 Miliar untuk Perlindungan Pekerja Rentan
Siberzone.id - Pemerintah Provinsi Bengkulu mengalokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar pada 2025 untuk memberikan perlindungan sosial bagi pekerja rentan melalui program Bantu Rakyat.
Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil, mengatakan program ini menyasar berbagai kelompok, mulai dari pengurus rumah ibadah (masjid, gereja, vihara, pura), buruh lepas, tukang parkir, guru non-PNS, hingga pekerja informal lainnya.
“Kita akan sisir kembali pekerja rentan yang belum terdaftar atau belum aktif, agar mereka bisa mendapatkan manfaat dari perlindungan ini,” ujar Khairil, Sabtu (6/9/2025).
Ia menjelaskan, Pemprov juga akan mengkaji kemungkinan perluasan perlindungan bagi pekerja informal lain seperti ojek online maupun mereka yang bekerja dalam lingkup Pemprov.
Menurutnya, perlindungan sosial ketenagakerjaan sangat penting karena memberikan jaminan saat terjadi kecelakaan kerja maupun perlindungan bagi keluarga sebagai ahli waris. Pemprov pun mendorong pemerintah kabupaten/kota ikut aktif memperluas cakupan program ini.
Khairil menambahkan, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov diminta memastikan pekerja rentan di sekitar mereka, seperti asisten rumah tangga, tukang kebun, penjaga malam, hingga sopir, terdaftar dalam program tersebut.
“Misalnya ART mengalami kecelakaan di jalan, itu tidak ditanggung BPJS Kesehatan. Dengan perlindungan ketenagakerjaan, beban biaya bisa dialihkan dan tentu sangat membantu,” jelasnya. (Sbz/MA)
- 250079 views