Skip to main content
x
Musrenbang 2025 Provinsi Bengkulu resmi dibuka oleh Gubernur Bengkulu H. Rohidin di hotel Grage Horizon Bengkulu, Senin (01/04/24). Foto : Monica Anggraini

Resmi Buka Musrenbang 2025 Provinsi Bengkulu, Gubernur Bengkulu Harapkan Ini

Siberzone.id - Gubernur Bengkulu Prof. Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA., mengatakan, secara mendasar persoalan yang dihadapi Provinsi Bengkulu dengan jumlah penduduk  perdata BPS terakhir sekitar 2 juta 60 jiwa penduduk Bengkulu. Dengan celah fiskal kita sangat kecil jika dibandingkan dengan Provinsi lain dimana APBD Provinsi Bengkulu Bapenas dan Kemendagri hanya menyentuh pada angka Rp 3 triliun setip tahun anggaran.

"Disamping itu tingkat kemiskinan Bengkulu masih diatas rata-rata nasional dengan kondisi wilayah geografis. Sangaja saya sampaikan Musrenbang setiap tahun kira-kira kesimpulan dari pembuka saya ini sangat dibutuhkan sekali intervensi khusus kebijakan dari Kementerian lembaga agar persoalan mendasar di Provinsi Bengkulu dapat diurai atau dapat diselesaikan dengan baik," ucapnya.

Lanjutnya, terkait posisi terisolasian karena Samudra-Hindia Taman Nasional. Setelah fiskal kita yang kecil jumlah penduduk yang sedikit sementara angka kemiskinan masih diatas rata-rata nasional dan kita termasuk dalam kategori wilayah rawan bencana. Dengan pergantian kepemimpinan selalu bersinambungan dari Gubernur yang pertama persoalan-persoalan itu sedikit demi sedikit sudah bisa kita urai.

"Harapan kami ini Musrenbang terakhir yang pertama terkait dengan persoalan-persoalan konektivitas untuk menyelesaikan keterisolasian Bengkulu ada beberapa program strategis nasional yang sampai saat ini selalu dipertanyakan oleh masyarakat dan kami yakin betul akan diselesaikan. Bukannya problem Bengkulu yang diselesaikan, tapi kami yakin punya dampak akan terjadi pertumbuhan kawasan ekonomi baru dikawasan sumatra bagian selatan menghadap ke Samudra Hindia," lanjutnya.

Dalam Musrenbang 2025 titik fokus kita memastikan bahwa PSN tadi semua sudah masuk dalam lis keberlanjutan finising terkait dengan PSN terutama keberlankutan jalan tol dan spam obema termasuk mega proyek Enggano, kemudian kepastian penanganan kawasan terpadu Danau Dendam.

"Dengan kebijakan yang menjadi tanggungjawab kami sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terkait dengan Visi Misi, inikan tahun terkhir untuk penyusunan RKPD 2025. Kami pastikan 18 program prioritas Gubernur kembali kita lanjutkan ditahun 2024 dan ditahun 2025 nanti akan semakin baik," pungkasnya.

Reporter : Monica Anggraini

Editor : Nur Leli