Skip to main content
x
epala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K)., mengapresiasi turunnya angka stunting hingga 6,2% di Kota Bengkulu. Foto : Erin Andani

Sosialisasi KB 1 Pasang, Kepala BKKBN RI Harap Masyarakat Bisa Atur Jarak Kelahiran Buah Hati

 

Siberzone.id - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K)., mengapresiasi turunnya angka stunting hingga 6,2% di Kota Bengkulu saat Visitasi Pelayanan KB dan Dialog di Rumah Sakit Gading Medika Bengkulu, Selasa (07/05/2024).

 

Apresiasi ini diberikan lantaran prevalensi stunting di Kota Bengkulu turun tajam, dari 12,9% di  tahun 2022, menjadi 6,7% di 2023 turun menjadi 6,2% di tahun 2024.

“Selamat untuk Kota Bengkulu angka stuntingnya turun hingga 6,2%, turunnya sangat signifikan,” kata Hasto.

Dalam kesempat ini, Hasto melakukan sosialisai KB simpel pasca melahirkan, yang mana KB ini merupakan susuk 1 pasang dan pihaknya sudah mengerjakan sebanyak 400 kasus selama 2023 terkait pemasangan KB di Rumah Sakit Gading medika.

"Kalo dulu kan susuk itu 6 pasang, kalau sekarang sudah 1 pasang dan saya juga mengapresiasi RS Gading Medika yang sudah mencapai 400 kasus dalam pemangangan KB ini, jadi kita menghargai dari RS ini cukup serius dalam mengerjakan KB," ucapnya.

Hasto berharap dengan KB 1 pasang ini masyarakat semua bisa mengatur jarak kelahiran buah hati.

“Jadi kami mintak kepada para media juga untuk mari sama-sama mensosialisasikan terkait pemasangan KB simple setelah melahirkan ini, dengan harapan supaya masyarakat semua melakukan KB agar bisa mengatur jarak kelahiran sih buah hati," tutupnya.

Reporter : Erin Andani

Editor : Nur leli