Skip to main content
x
Obat Tradisional untuk menyembuhkan batuk pada anak: Foto : Erin Andani

Batuk Anak Tak Kunjung Sembuh, Coba 5 Obat Tradisonal Berikut Ini

Siberzone.id - Anak - anak sering mengalami batuk yang terus menerus, orang tua sering sekali khawatir dengan kondisi batuk anak yang tak kunjung sembuh. Beberapa obat sudah dicoba akan tetapi batuk tak kunjung hilang. Dalam situasi seperti ini jangan khawatir, para orang tua bisa mencoba obat tradisional untuk batuk anak yang tak kunjung sembuh.

Berbagai bahan alami di sekitar kita memiliki khasiat yang dapat membantu mengencerkan dahak, melegakan tenggorokan, dan meredakan batuk. Akan tetapi, perlu diingat bahwa obat tradisional tidak boleh menjadi pengganti pengobatan medis, dan kita hanya bisa menjadikannya sebagai alternatif saja.
Simak 5 Obat Tradisional berikut ini untuk menyembuhkan batuk pada anak:

1. Madu

Memberikan satu sendok teh madu dapat membantu meredakan batuk dan menenangkan tenggorokan anak. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Ran D Goldman, satu dosis madu sebelum tidur dapat mengurangi batuk dan ketidaknyamanan yang dialami anak-anak.

Namun, madu hanya boleh diberikan pada anak di atas usia 1 tahun. Untuk anak di bawah usia 1 tahun, sebaiknya gunakan alternatif pengobatan lainnya.

2. Perasa Air Jeruk

Ramuan berikutnya terdiri dari perasan jeruk nipis yang ditambahkan ke dalam air kelapa muda, inti bawang merah, dan bunga adas. Campuran ini direbus dan ditambahkan garam, kemudian didinginkan.

Sebelum diminum, ditambah setengah sendok makan madu. Ramuan ini dipercaya membantu menenangkan tenggorokan dan mengurangi iritasi yang menyebabkan batuk.

3. Kumur Air Garam Hangat

Berkumur dengan air garam hangat dapat membantu meredakan sakit tenggorokan dan mengurangi lendir serta hidung tersumbat. Campurkan setengah sendok teh garam dengan segelas air hangat, lalu minta anak untuk berkumur.

Obat tradisional ini biasanya paling cocok untuk anak-anak di atas usia 6 atau 7 tahun yang bisa berkumur tanpa menelan air garam. Hindari melakukan metode pengobatan ini untuk anak-anak di bawah 5 tahun karena mereka mungkin belum 'pandai' berkumur.

4. Loloh dari urang Aring

Ramuan lain yang digunakan adalah campuran pucuk urang aring, kemiri, akar sidaguri, dan santan kelapa. Bahan-bahan ini dikukus, kemudian diperas untuk mendapatkan sari-sarinya.

Air perasan ini diminum sebagai loloh. Campuran ini dikenal memiliki sifat ekspektoran yang dapat membantu melonggarkan dahak dan meredakan batuk.

5. Ramuan Tempel

Terakhir, terdapat pengobatan dengan metode tempel menggunakan perasan jeruk nipis yang dicampur dengan kapur sirih. Campuran tersebut kemudian ditempelkan pada bagian tenggorokan anak. Pengobatan tradisional ini membantu mengurangi iritasi dan meredakan batuk dengan sifat antiinflamasi dan antiseptiknya.

Penulis : Erin Andani

Editor : Nur leli