Skip to main content
x
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni saat di wawancarai usai Rapat Paripurna DPRD Prov Bengkulu, Jumat (16/08/2024). Foto : Monica Anggraini

BPBD Provinsi Bengkulu Siapkan Rencana Kontingensi

Siberzone.id - Seiring dengan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait potensi gempa di zona Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu juga melakukan persiapan mitigasi menghadapi kemungkinan bencana yang terjadi.

Provinsi Bengkulu yang mempunyai sejarah kerentanan terhadap bencana gempa, dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni sudah mempersipkan rencana kontingensi (strategi proaktif) untuk kesiapsiagaan menghadapi gempa dan tsunami.

“Kita selalu siap siaga menghadapi kemungkinan porensi kebencanaan yang akan terjadi. Tentu kita mempersiapkan rencana kontigensi, mulai dari penyusunan dokumen yang sudah tersusun sejak tahun kemarin,” ujar Herwan Antoni, Jumat (16/8/2024).

Dokumen rencana kontingensi itu menurutnya sedang diperkuat sehingga nantinya menjadi regulasi dalam bentuk Peratuan Gubernur yang kedepan akan disosialisasikan dan disimulasikan ke seluruh kabupaten kota se-Provinsi Bengkulu.

“Ini akan disimulasikan, bagaimana kesiapsiagaan kita menghadapi kemungkinan bencana termasuk megathrust. Karena sering disampaikan bahwa kita berada dalam dua lempeng yang harus kita waspadai,” jelas Herwan Antoni terhadap kemungkinan pergerakan lempeng bumi tersebut.

BPBD Provinsi Bengkulu disampaikannya juga melakukan perhitungan indeks resiko sehingga bisa dilakukan langkah penguatan melalui kegiatan-kegiatan simulasi.

“Sosialisasi dan simulasi kesiapsiagaan menghadapi bencana ini perlu dilakukan untuk memperkuat ketangguhan kita mulai dari tingkat masyarakat, termasuk bagaimana kita mempersiapkan keluarga tanggap dan tangguh bencana,” tutur Herwan Antoni.

Disamping itu pihaknya sudah melakukan pendataan daerah rawan bencana yang saat ini menurutnya juga sudah dipersiapkan menjadi daerah percontohan untuk tanggap bencana.

Seperti di Kota Bengkulu, terdapat enam wilayah yang dijadikan Kelurahan Tanggap Bencana yang kedepan juga diharapkan semakin berkembang di tingkat desa lainnya di masing-masing kabupaten.

Reporter : Monica Anggraini

Editor : Nur leli