Dinkes Prov Gelar Kick Off Gerakan Nasional Intervensi Serentak Cegah Stunting
Siberzone.id - Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan Kick Off Gerakan Nasional Serentak Pencegahan Stunting di Dinkes Prov Bengkulu, Senin (03/05/24).
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu H. Moh. Redhwan Arif, S.Sos., M.Ph., mengatakan, mulai saat ini dipuskesmas posyandu-posyandu semua kita melaksanakan pengukuran tinggi badan, berat badan baik ibu hamil kemudian skrining untuk calon pengantin dan mendata seluruh balita yang ada di Provinsi Bengkulu bersama-sama memperkuat peran posyandu dalam penanganan Stunting di Provinsi Bengkulu.
"Maka kita buat program 'waruko' (wajah baru posyandu) pelayanan siklus hidup itu artinya pelayanan seluruh mulai dari ibu hamil melahirkan bayi, anak balita, remaja dan lansia bisa di posyandu," ucapnya.
Termasuk pelayanan primernya seperti pemeriksaan gula darah, asam urat, tekanan darah, berat badan cukup diposyandu sekarang. Jadi kita maksimalkan fungsi posyandu.
Total posyandu untuk Provinsi Bengkulu saat ini sekitar 2.080 dari 1.513 Desa dan Kelurahan. Jadi penanganan Stunting ini sampai Ke Desa-desa, makanya di posyandu sekarang tidak lagi seperti dahulu yang terkotak-kotak ada yang melayani bayi, lansia dan remaja jadi melayani semua," lanjutnya.
"Jadi posyandu menjadin sahabat masyarakat itu yang menjadi wacana dan kita luncurkan sekarang," jelasnya.
Untuk mencegah Stunting dari sisi pernikahan dini, maka Kemenkes, BKKBN, Kemenag bekerja sama. Tadi dengan skrining calon penganting harus tetap didampingi diperiksa kesehatannya.
"Para calon pengantin harus menikah diusia minimal 18 tahun, serta pendampingan terhadap calon pengantin pemeriksaan kesehatanya untuk mencegah stunting di Provinsi Bengkulu," pungkasnya.
Reporter : Monica Anggraini
Editor : Nur leli
- 250077 views