Skip to main content
x
Kepala Bidang Program Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Bengkulu. Foto : Erin Andani

Dinkes Provinsi Bengkulu Catat 17.357 Kasus ISPA

Siberzone.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, catat 17.357 kasus penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Provinsi Bengkulu sepanjang Januari hingga Maret 2024.

 

Kepala Bidang Program Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Bengkulu, Ruslian mengatakan kasus terbanyak terjadi di Kota Bengkulu dengan 6,685 kasus dan yang paling sedikit terjadi di Bengkulu Tengah dengan 55 kasus.

"Dari periode Januari hingga Maret terdapat 17.357 kasus ISPA, yang mana paling banyak terjadi di Kota Bengkulu dengan 6.685 kasus dan paling sedikit di Benteng dengan 55 kasus," ucap Ruslian saat diwawancarai, Senin (22/04/2024).

Dikatakan Ruslian, faktor yang menyebabkan kasus ISPA masih ditinggi di Provinsi Bengkulu yaitu karena cuaca dan perilaku masyarakat yang masih pasif dan aktif dengan asap rokok.

"Cuaca kita ini masih tidak menentu, dan perilaku masyarakat yang masih aktif dan pasif dengan asap rokok, serta masyarakat sering mengkonsumsi makanan dan minuman siap saji, ketika melakukan aktivitas sehari-hari dan tidak menggunakan masker, apa lagi ketika berkendara," lanjutnya.

Kasus tertinggi ditemukan di Kota Bengkulu sebanyak 6.385, kemudian diikuti Bengkulu Utara 4.132, Seluma 2.561, Rejang Lebong 1.150, Kaur 846, Bengkulu Selatan 680, Mukomuko 664, Kepahyang 480, Lebong 104 kasus dan Bengkulu Tengah 55 kasus.

Ruslian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan selalu menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, karena lingkungan mempengaruhi semua penyakit.

"Masyarakat saya harap mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran, serta melakukan aktivitas fisik atau berolahraga, sering cek kesahatan, tidak minum alkohol, tidak merokok, cuci tangan, dan menjaga lingkungan tetap bersih," tutupnya.

Reporter : Erin Andani

Editor : Nur Leli