Dinkes Provinsi Bengkulu Imbau Masyarakat Waspadai Penyakit Diare saat Lebaran Idul Fitri 1445 Hijiriah
Siberzone.id - Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Bengkulu, Ruslian, SKM., M.Si., mengimbau saat lebaran idul fitri 1445 Hijriah nanti untuk mewaspadai penyakit diare, karena jenis penyakit ini sering terjadi pada momentum hari raya.
"Kita imbau masyarakat saat bulan Ramadan ini untuk menjaga pola makan yang sehat dan harus banyak minum air putih, karena penyakit diare ini sering terjadi saat lebaran jadi kita harap bisa menjaga pola makan sebab diare juga bisa terjadi karena salah mengkonsumsi makanan," imbau Ruslian saat diwawancarai, Kamis (04/04/2024).
Salah satu penyebab terjadinya diare ini karena adanya perubahan pola makan dari sebelumnya sehingga hal ini bisa menyebabkan proses pencernaan di dalam tubuh mengalami perubahan pola dan terjadinya diare.
Terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas dan berminyak saat lebaran bisa berdampak buruk pada kesehatan tubuh juga.
"Faktor kebersihan juga harus benar-benar harus diperhatikan, karena hal tersebut bisa mencegah terjadinya diare, seperti mencuci tangan dengan bersih dan dilakukan secara benar sebelum mengkonsumsi makanan dan terus menjaga lingkungan kita agar tetap bersih," lanjutnya.
Diketahui selama minggu pertma hingga minggu sembilan tahun 2024 Dinkes Provinsi Bengkulu mencatat sebanyak 2201 kasus diare akut yang mana wilayah kota bengkulu paling tinggi dengan jumlah 477 kasus.
Berikut data diare di Kabupaten/Kota dari sumber SKRD Puskesmas:
1. Kota Bengkulu : 477 kasus.
2. Seluma : 129 kasus.
3. Bengkulu Tengah : 127 kasus.
4. Bengkulu Selatan : 162 kasus.
5. Bengkulu Utara : 252 kasus.
6. Mukomuko : 283 kasus.
7. Rejang Lebong : 377 kasus.
8. Lebong : 205 kasus.
9. Kaur : 98 kasus.
10. Kepahaing : 91 kasus.
Reporter : Erin Andani
Editor : Nur Lelu
- 250081 views