Gubernur Helmi Hasan Ajak Hidupkan Kembali Semangat Gotong Royong
Siberzone.id -- Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong sebagai wujud nyata patriotisme dan nasionalisme.
“Semangat gotong royong kini seakan terabaikan, padahal itu modal dasar bangsa agar tetap eksis di dunia. Dengan gotong royong, semua rencana pemerintah pusat maupun daerah untuk memajukan dan menyejahterakan rakyat akan lebih mudah terwujud,” kata Helmi usai menghadiri peringatan HUT ke-80 RI di Bengkulu, Minggu (17/8).
Helmi menegaskan, semangat kebersamaan itu juga menjadi dasar dari konsep pembangunan yang tengah dijalankan Pemprov Bengkulu melalui program Bantu Rakyat. Program ini, kata dia, menyasar berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari hukum, pendidikan, pertanian, infrastruktur hingga kesehatan.
Di bidang hukum, Pemprov Bengkulu menyediakan layanan bantuan hukum gratis bagi masyarakat yang membutuhkan namun terkendala biaya.
Pada sektor pendidikan, ribuan beasiswa, bus sekolah gratis, serta perbaikan sarana prasarana sekolah telah disiapkan. Pemprov juga melarang sekolah membebankan biaya tambahan kepada orang tua siswa, seperti untuk wisuda dan studi tur.
Untuk pertanian dan perkebunan, pemerintah menyiapkan pencetakan sawah baru, pembangunan infrastruktur pendukung, serta menjaga harga komoditas agar tetap stabil, termasuk memastikan harga sawit dibeli dengan layak.
Dari sisi infrastruktur, Pemprov Bengkulu melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp560 miliar pada 2025 untuk pembangunan dan perbaikan jalan. Pada 2026 dan 2027, masing-masing Rp1 triliun akan dialokasikan, sehingga dalam tiga tahun seluruh jalan dan jembatan di provinsi ini ditargetkan mulus dan layak.
Sementara itu di bidang kesehatan, Pemprov menyalurkan 130 unit ambulans gratis bertepatan dengan HUT ke-80 RI, dan akan menambah ratusan unit lagi pada 2026. Selain itu, peningkatan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta penguatan fasilitas dan kapasitas RSUD M Yunus juga menjadi prioritas.
“Pemerintah bantu rakyat, sesama masyarakat juga harus saling bantu. Kalau kita merasa negeri ini adalah milik kita, maka tidak boleh ada saling hina. Yang harus ada adalah saling mendoakan dan mendukung,” pungkas Helmi.
Reporter : Monica Anggraini
Editor : Nur Leli
- 250013 views