Hadiri Hari Anak Nasional Provinsi Bengkulu, Asisten I Khairil Pesankan Ini

Siberzone.id - Puncak Hari Anak Nasional Provinsi Bengkulu yang dibuka secara resmi oleh Asisten I Sekretariat Provinsi Bengkulu Khairil dengan tema 'Merayakan Kebebasan Berekspresi Anak Melalui Kegiatan Positif' di Gedung Serba Guna Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis (04/07/24).

Dalam kesempatan ini, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Drs. Khairil Anwar, M.Si., mengatakan, untuk tingkat Provinsi kegiatan ini kita majukan, seharusnyakan Puncak Hari Anak ini pada tanggal 23 Juli 2024. Karena kita menimbang bahwa anak-anak ini sedang libur sehingga banyak kegiatan kita lakukan dalam rangka hari anaka nasional ini bisa kita laksanakan.
"Tentu pesan kita bahwa anak-anak inikan masa depan bangsa yang memang harus kita persiapkan betul-betul sejak dini. Ketika mereka harus diberikan pemahaman, pemahaman nilai-nilai bagaimana membangun bangsa negeri ini, serta bagaimana mereka membangun akhlak dan moral," ucapnya.
"Karena itulah yang akan menjadi modal utama mereka ketika nanti menjadi dewasa dan akan memimpin daerah ini," tambahnya.
Mari kita rayakan Hari Anak Nasional ini dengan kegiatan yang positif, silahkan anak-anak berekspresi dengan caranya masing-masing, tapi ekspresi dengan cara yang positif.
"Karena kreativitas itulah yang bisa mendorong anak-anak ini punya pemikiran yang punya visi kedepan untuk membangun bangsa dan negara terutama di Provinsi Bengkulu," lanjutnya.
Hari anak Nasional ini adalah momen penting untuk mengingatkan kembali kepada kita semua, bahwa anak-anak adalah kunci penting dan dari bagaimana masa depan bangsa ini dibentuk. Jika anak-anak ini menjadi generasi yang unggul, kaya prestasi maka begitupula masa depan bangsa. Begitu juga sebaliknya, jika anak-anak bangsa ini menjadi generasi yang pemalas, suka mengeluh dan tidak punya kepedulian makin kedepan bangsa ini bisa tertinggal dari bangsa-bangsa yang lain.
"Oleh karena itu penting bagi kita semua yang hadir apakah itu seorang pendidik, guru, orang tua, saudara, kawan atau sebagai anak-anak itu sendiri untuk menyadari pentingnya menciptakan generasi bangsa yang kuat, cerdas dan produktif," pungkasnya.
Reporter : Erin Andani
Editor : Nur leli
- 250012 views