Skip to main content
x
Sejarah Masjid Jamik Bengkulu. Foto : Monica Anggraini

Dirancang Soekrano, Ini Sejarah Masjid Jamik Bengkulu

Siberzone.id - Masjid Jamik Bengkulu memiliki sejarah yang erat kaitannya dengan masa pengasingan Bung Karno (Soekarno), presiden pertama Indonesia, di Bengkulu. Masjid ini terletak di pusat kota Bengkulu dan menjadi salah satu ikon bersejarah di daerah tersebut.

Masjid Jamik Bengkulu awalnya hanyalah sebuah bangunan kecil yang dibangun oleh masyarakat setempat sebagai tempat ibadah. Namun, masjid ini mengalami beberapa kali renovasi dan pembangunan ulang seiring berjalannya waktu.

Pada tahun 1938-1942, Bung Karno diasingkan oleh pemerintah kolonial Belanda ke Bengkulu. Selama masa pengasingan tersebut, Bung Karno aktif berinteraksi dengan masyarakat setempat. Salah satu kontribusi terbesarnya adalah mendesain ulang Masjid Jamik. Bung Karno memiliki pengetahuan arsitektur yang baik, dan ia merancang ulang masjid tersebut dengan sentuhan arsitektur khas Indonesia yang dipengaruhi oleh gaya kolonial.

Rancangan Bung Karno menekankan kesederhanaan dan keindahan dengan tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional. Salah satu ciri khas yang terlihat adalah atap masjid yang berbentuk limas bertingkat tiga, yang melambangkan filosofi kehidupan dalam ajaran Islam. Desain ini juga menggambarkan perpaduan antara arsitektur tradisional Nusantara dan pengaruh kolonial.

Setelah kemerdekaan Indonesia, Masjid Jamik terus dirawat dan beberapa kali mengalami renovasi untuk menjaga kelestariannya. Meskipun telah mengalami beberapa perubahan, desain utama yang dirancang oleh Bung Karno tetap dipertahankan hingga kini.

Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Jamik Bengkulu juga menjadi simbol perjuangan dan semangat kemerdekaan, mengingat peran Bung Karno dalam pengembangan masjid ini. Masjid ini juga sering dikunjungi oleh wisatawan yang ingin melihat langsung karya arsitektur dari presiden pertama Indonesia.

Masjid Jamik Bengkulu kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai salah satu destinasi wisata sejarah di Bengkulu, yang menyimpan banyak cerita dan kenangan dari masa lalu.

Penulis : Monica Anggraini

Editor : Nur Leli