Skip to main content
x
abid Pembinaan SMA Three Marnope di ruang kerjanya, Kamis (18/07/24). Foto :

Kemendikbud Hapus Jurusan IPA, IPS Dan Bahasa Di SMA, Ini Tanggapan Three Marnope

Siberzone.id - Kementeraian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek)  menghapus jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di jenjang Pendidikan SMA, ini mendapat tanggapan dari Kabid Pembinaan SMA Three Marnope di ruang kerjanya, Kamis (18/07/24).

Hal ini disampaikan, Kabid Pembinaan SMA Provinsi Bengkulu Three Marnope, S.Pd., M.TPd., mengatakan, kita mulai tiga tahun yang lalu Pemerintah sudah mencanangkan Kurikulum Merdeka ini untuk digunakan oleh satuan pendidikan yaitu SMA. Untuk hal penjurusan K13 ada jurusan IPA, IPS dan Bahasa. Dikurikulum Merdeka peminat jurusan itu kita beralih kepeminatan. Masih ada peminatan IPA dan IPS.

"Jadi anak-anak yang minatnya ke IPA mereka mengambil peminatan IPA. Kalau memang mereka ingin peminatannya ke IPS mereka ke peminatan IPS. Artinya untuk perubahan-perubahan itu  memang biasa dalam perubahan kurikulum itu jadi jurusan itu mengikuti. Jadi pemakaian jurusan IPA, IPS itu diganti dengan peminatan IPA atau IPS tetap seperti itu. Jadi tidak ada hal yang terlalu berubah termasuk cara-caranya juga kemudian proses belajarnya juga," ucap Three saat dijumpai di ruang kerjanya di Dikbud Prov Bengkulu.

"Kurikulum Merdeka ini lebih banyak ditanamkan  pendidikan karakter dengan pendidikan sekarang ada projek penguatan profil pelajar pancasila atau P5. Jadi sekolah lebih banyak menerapkan itu supaya anak-anak lebih bisa tumbuh dan kembang karakter anak-anak dalam proses pembelajaran," tambahnya.

Pembelajaran juga guru-guru kalau dulu mungkin kita hanya guru sebagai motor penggerak dari pembelajaran, kalau sekarang yang lebih didorong untuk bisa mencari, menemukan semacam pola proses pembelajaran pendidikan merdeka ini.

"Pendidikan merdeka ini anak-anak lebih kita gali potensinya atau karakter anak. Merdeka Belajar ini kita menemukan anak arahnya mau kemana tetap dibimbing, tidak kita haruskan anak-anak pintar semua harus berdasarkan karakter anak," lanjutnya.

Untuk persyaratan bagi anak memilih minat, dari sekolah dengan melihat dari nilai-nilai yang ada. Peminatan ini sudah masuk ke kelas XI atau kelas 2 SMA. Kurikulum merdeka ini pada saat kelas X masih rata semua belum ada peminatan mereka. Ketika mereka naik ke kelas XI baru ada peminatan.

"Dengan peminat ini, pertama tergantung minat anak arahnya ingin masuk ke Kedokteran, Sipil, atau yang pas jurusan peminatan IPA. Jadi bisa dilihat juga dari keinginan anak, walaupun ingin tetapi nilai anak kecil pada saat proses belajar. Kalau besarnya IPA mereka peminatnya IPA. Jadi bisa keduanya dipakai, anak juga bisa digunakan pedoman guru untuk menetapkan peminatanya lebih lagi dilihat dari hasil evaluasi anak dari nilai Rapornya," tutup Three.

Reporter : Erin Andani

Editor : Nur leli