Lebih Sehat Minum Kopi atau Teh? Simak Penjelasanya!
Siberzone.id - Satu hal yang paling menyenangkan saat terbangun di pagi hari yakni menyeruput teh atau kopi. Teh ataupun kopi disebut-sebut sebagai minuman yang dapat memberikan kebahagiaan dan ketenangan saat memulai hari. Kedua jenis minuman ini memiliki masing-masing kenikmatan. Akan tetapi, sebenarnya lebih sehat teh atau kopi?
Kopi dan teh adalah dua minuman yang paling umum dan banyak ditemukan di berbagai belahan dunia. Keduanya sama-sama mengandung kafein dan antioksidan yang dapat membantu Anda merasa berenergi ketika beraktivitas.
"Jika dibandingkan lebih bagus konsumsi kopi daripada teh. Sebab teh jika di diamkan selama seminggu pinggiran teh tersebut menghitam, sedangkan kopi tidak. Saat dicuci juga kopi cukup dibilas sama air akan bersih, sedangkan teh akan meninggalkan jejak," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu Joni Haryadi Thabrani saat diwawancarai (22/06/2024).
Namun, jika kamu ingin tahu lebih sehat teh atau kopi, kamu harus tahu dulu masing-masing manfaat dari dua jenis minuman tersebut.
1. Manfaat dan Resiko minum Teh
Teh merupakan salah satu minuman yang mengandung kafein. Jika dikonsumsi dalam takaran yang pas, teh akan memberikan manfaat untuk kesehatan, seperti menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes. Ini didukung oleh sebuah studi yang menyebutkan bahwa peminum teh berisiko lebih rendah untuk terpapar gangguan jantung dan stroke.
Studi lainnya yang dilakukan oleh Universitas Maryland juga menyebutkan bahwa konsumsi teh hijau dapat membantu tubuh mengendalikan glukosa dalam darah dan melindungi hati dari kerusakan.
Namun, kandungan tannin dalam teh dapat mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh. Sebuah studi telah menemukan bahwa konsumsi teh dapat menyebabkan terjadinya pengurangan penyerapan zat besi sebesar 62%. Selain itu, sebuah studi mengklaim bahwa konsumsi teh lebih dari tujuh cangkir sehari dapat melipatgandakan risiko kanker prostat dibandingkan mereka yang konsumsi teh tiga cangkir atau kurang.
2. Manfaat dan Resiko minum Kopi
Untuk peminum kopi, kabar baiknya adalah studi yang dilakukan oleh Harvard University menemukan bahwa orang yang minum kopi tiga sampai lima cangkir sehari akan mengurangi risiko kematian akibat penyakit tertentu. Kandungan antioksidan yang ada didalam kopi telah dikaitkan dengan perlindungan terhadap diabetes tipe 2, Parkinson, dan kanker tertentu.
Namun, zat alami yang ada di dalam kopi, tanpa disaring, telah terbukti meningkatkan kadar kolesterol. Terlebih, kandungan asam kopi yang lebih tinggi dibanding teh dapat menyebabkan terjadinya masalah pencernaan. Selain itu, konsumsi kopi empat cangkir atau lebih sehari justru dapat mengurangi kepadatan tulang sekitar 2-4%.
Selain itu, yang perlu Anda ingat adalah bahwa kopi memiliki kandungan kafein yang sangat tinggi serta merupakan stimulan. Sehingga, jika Anda sensitif atau tidak terbiasa konsumsi kopi, Anda akan merasa gelisah ataupun cemas saat mengkonsumsi kopi. Atau, jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, Anda harus membatasi asupan kafein karena dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah Anda.
Penulis : Erin Andani
Editor : Nur leli
- 250113 views