Sinergi Pemkab Asahan: Menuju Kabupaten Anti Korupsi dan Refleksi 80 Tahun Daerah
Siberzone.id -- Mengawali pekan kedua Maret 2026, jajaran Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) di Aula Melati, Senin (09/03/2026). Pertemuan yang dipimpin oleh Bupati Taufik Zainal Abidin Siregar ini menjadi momentum krusial bagi koordinasi lintas sektor, mulai dari tingkat dinas hingga kepala puskesmas.
Agenda Strategis: Dari Ramadhan hingga Audit KPK
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa bulan Maret ini sangat istimewa karena bertepatan dengan pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah. Beliau memberikan instruksi khusus kepada para Camat dan Kepala OPD untuk menjaga iklim toleransi di tengah masyarakat, memastikan kerukunan antara warga yang menjalankan ibadah dengan yang tidak.
Selain itu, Kabupaten Asahan tengah bersiap menghadapi agenda besar nasional.
"Kita sedang dalam tahap observasi oleh KPK RI untuk menjadi percontohan Kabupaten Anti Korupsi tahun 2026. Saya minta seluruh administrasi kegiatan, baik yang sudah selesai maupun yang sedang berjalan, segera dirapikan tanpa kecuali," tegas Bupati Taufik.
Komitmen Lingkungan dan Efisiensi Anggaran
Menanggapi Instruksi Presiden Prabowo terkait gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Bupati menyatakan bahwa kebersihan lingkungan adalah mandat konstitusi bagi setiap warga. Beliau mengajak seluruh jajaran untuk mengubah budaya buang sampah sembarangan guna mendongkrak potensi pariwisata daerah.
Terkait perayaan Hari Jadi Kabupaten Asahan ke-80 pada 15 Maret mendatang, Bupati mengonfirmasi bahwa tidak ada pos anggaran khusus untuk seremoni besar. Hal ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap Inpres No. 1 Tahun 2025 mengenai efisiensi belanja daerah (APBD). Meskipun dilakukan secara sederhana dan efisien, koordinasi antar-instansi diharapkan tetap solid untuk menyukseskan hari bersejarah tersebut.
Apresiasi Pelayanan Publik
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, MAP, turut memberikan catatan positif. Beliau memuji kinerja tim yang berhasil membawa Asahan meraih skor tertinggi dari Ombudsman di tingkat Provinsi Sumatera Utara dalam hal kualitas pelayanan publik. Rianto berpesan agar pencapaian ini tidak membuat jajaran OPD dan Puskesmas berpuas diri.
Data Pembangunan 2025
Sebagai penutup rangkaian acara, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan menyerahkan dokumen Asahan Dalam Angka kepada Pemerintah Daerah. Kepala BPS, Dadan Supriadi, memaparkan evaluasi kinerja pembangunan tahun 2025 yang menekankan pada visi pembangunan yang berkelanjutan, religius, dan sejahtera. (Romali)
- 250060 views