Upaya Antisipasi Darurat Pangan, Kementerian Pertanian Tinjau Irigasi Perpompaan Kabupaten Bengkulu Utara
Siberzone.id - Dalam upaya mendukung kegiatan Perluasan Areal Tanam, Ditjen PSP Kementan memberikan bantuan Irigasi Perpompaan (Irpom) pada Desa Karya Jaya, Kecamatan Marga Sakti Seblat, Kabupaten Bengkulu Utara pada Kamis (05/09/2024) kemarin sebanyak 1 (satu) unit dengan ukuran 40 m3 guna mengairi sawah dengan luasan 54 ha yang saat ini pembangunannya sudah mencapai 70%.
Kepala BSIP Bengkulu Dedy Irwandi, bersama Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Rawa Mineral Pamuji Lestari, Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Investasi Dr. Suwandi, dan Direktur Perbenihan Hortikultura Inti Pertiwi Naswari ikut hadir dalam peninjauan tersebut.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Utara, Abdul Hadi mengungkapan bahwa dengan adanya bantuan Irpom tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan pengairan kepada petani sehingga tidak kesulitan air saat musim tanam berlangsung.
"Semoga dengan bantuan Irpom ini dapat memberikan dukungan pengairan kepada petani sehingga tidak kesulitan air saat musim tanam berlangsung," katanya.
Setelah pemberian bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman padi varietas Inpari 32 di Desa Suka Baru, Kecamatan Marga Sakti Seblat, Kabupaten Bengkulu Utara.
Ditambahkan, Direktur Perbenihan Hortikultura Pertiwi Naswari menyampaikan, bahwa IP di Desa Suka Baru yang semula masih 100 diharapkan dapat meningkat menjadi IP 200 bahkan 300.
"Semoga IP di Desa Suka Baru dapat meningkat menjadi 200 bahkan 300," ucapnya.
Diketahui, Desa Suka Baru memiliki potensi sawah seluas 142,85 ha, namun permasalahan yang terjadi saat ini yaitu kebutuhan air yang tidak mencukupi dan sekitar 50 ha lahan sawah juga telah beralih fungsi menjadi lahan sawit.
Beberapa Solusi yang dapat dilakukan yakni mengalirkan air dari lubuk hitam manis ke areal persawahan dengan program pipanisasi dan membangun instalasi sumur bor.
Direktur Perbenihan Hortikultura lebih lanjut menambahkan, bahwa hal ini dapat diatasi dengan pembangunan sumur submersible dimana jenis mesin pompa yang seluruh bagiannya berada di dalam sumur, bukan di permukaan, namun harus dilakukan pengecekan terhadap sumber air terlebih dahulu.
Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Rawa Mineral Pamuji Lestari menambahkan, bahwa target Mentan saat ini yakni cetak sawah 1 juta ha.
"Harapan ke depannya Kabupaten Bengkulu Utara dapat mengusulkan cetak sawah baru dari lahan sawit sehingga menjadi potensi PATB begitu juga potensi cetak sawah baru di Kecamatan enggano dan benih-benih lokal dapat menjadi solusi untuk ditanam," tambahnya.
Ditempat yang sama, Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Investasi Dr. Suwandi menambahkan, jika jangan pernah biarkan lahan tidur, apabila ada hujan ia berharap para petani segera menanam agar bisa wujudkan swasembada pangan.
Reporter : Anisa Putri
Editor : Nur leli
- 250096 views