Skip to main content
x
Sekretaris Perusahaan PTPN VI, Achmedy Akbar. Foto : Gita KMS

Lima Lembaga Pendidikan di Sumbar dan Jambi Dapat Bantuan dari PTPN VI

Siberzone.id - Melalui anggaran tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), PTPN VI turut memberikan kontribusi bagi perkembangan dunia pendidikan di Sumatera Barat (Sumbar) dan Jambi.

Sekretaris Perusahaan (Sekper) PTPN VI Jambi Achmedy Akbar mengatakan, sepanjang 2023 ini ada lima lembaga pendidikan di Sumatera Barat dan Jambi yang telah mereka bantu.

"Catatan kami, ada lima lembaga pendidikan yang sudah kami bantu. Ada lembaga pendidikan umum dan agama, baik di Jambi atau di Sumatera Barat," kata Achmedy, Selasa (17/10/2023).

Achmedi menjelaskan, PTPN VI memberikan perhatian khusus terhadap dunia pendidikan, karena hal ini terkait dengan masa depan bangsa yang menuntut kecerdasan dan keilmuan generasi penerus.

"Kami bantu pendidikan melalui program tahunan kami, yakni TJSL," ujarnya.

Adapun lembaga pendidikan yang telah dibantu oleh PTPN VI di Sumatera Barat yakni, Madrasah Aliyah Negeri di Pangkalan, Kabupaten 50 Kota. Bantuan berupa kursi dan meja senilai Rp 17 juta.

Kemudian bantuan material bangunan senilai Rp 5 juta untuk pembangunan asrama Panti Asuhan Yayasan Gerakan Bunda Berbagi di Kabupaten Pasangan Barat.

Di Provinsi Jambi, bantuan yang diberikan yakni, material bangunan senilai Rp 18 juta untuk pembangunan teras pendopo SMPN 4 Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Ada juga bantuan senilai Rp 10,5 juta untuk pembangunan Pesantren Murattalul Quran di Desa Mounti, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun.

Terakhir, bantuan diberikan dalam bentuk meja dan kursi senilai Rp 25 juta untuk SDN 213 di Desa Markading, Kabupaten Muaro Jambi.

"Alhamdulillah, kami dapat bantuan dari PTPN VI berupa 70 set meja kursi untuk siswa dalam proses belajar di ruang kelas," kata Kepala SDN 213 Markading, Tutik Rahayu.

Menurut Tutik, bantuan 70 set meja kursi yang terbuat dari kayu itu cukup untuk dua ruang kelas yang memang sangat dibutuhkan siswa.

Penulis : Gita Kurnia Minang Sari

Editor : Nora Fransiska