Skip to main content
x
Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Drs. Khairil Anwar, M.Si. di puncak Hari Anak Nasional (7/7/2024). Foto : Erin Andani

Menyelesaikan Perundungan Tidak Dengan 'Bunuh Diri', Anak Harus Bisa Ambil Hikmah Dari Kejadian

Siberzone.id - Untuk menyelesaikan perundungan permasalahan yang dihadapi anak-anak baik disekolah maupun di lingkungan tidak harus dengan 'bunuh diri', ini pembelajaran juga bagi orang tua maupun seluruh masyarakat di Bengkulu, Sabtu (07/07/24).

Diceritakan sebelumnya di puncak Hari Anak Nasional yang baru-baru ini, dalam drama cerita anak diceritakan bahwa seorang anak berinisial Na (14) yang selalu di buli dan di kucilkan oleh teman-temanya. Sehingga anak ini merasa tidak nyaman disekolah dan selalu murung diri sehingga nilainya turun. Dan akhirnya anak ini dimarah oleh orang tuanya sehingga anak ini merasa depresi karena  kemarah orang tuanya. Akhirnya anaknya pilih jalan 'bunuh diri' untuk menyelesaikan masalah.

Hal ini diberi tanggapan oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Drs. Khairil Anwar, M.Si., mengatakan, penampilan yang luar biasa dari anak-anak itu butuh latihan mungkin berminggu-minggu. Saya menyimpulkan bagi kita orang tua dari yang ditampilkan itu tadi endingnya itu tadi, kalau anak diperlakukan seperti itu secara psikologis bisa seperti itu pola pikirnya lebih tragis.

"Bagi anak-anak sekalian endingnya jangan diikuti, untuk menyelesaikan masalah dengan cara 'bunuh diri' itu tidak menyelesaikan masalah, malah sebaliknya menimbulkan masalah," ucapnya.

Jadi ending dicerita ini bukan untuk anak-anak, melainkan untuk orang tua. Jadi anak-anak harus bisa mengambil hikmah pelajaran yang luar biasa ditampilkan tadi. Anak-anak harus berpikir bahwa ini bukan penyelesaian yang baik dan akhir yang semestinya.

"Jangan sampai ada kesempulan bagi anak-anak untuk mengakhiri permasalahan itu. Bahwa untuk menyelesaikan perundungan, menyelesaikan dibuli itu tidak dengan cara bunuh diri," jelasnya.

"Bagi orang tua itu akibatnya, kalau anak tidak diperhatikan jadi harus ada perhatian serta pengawasan bagi orang tua terhadap anak baik kita anak bermain disekolah maupun di luar lingkungan masyarakat," pungkasnya.

Reporter : Erin Andani

Editor : Nur leli