Skip to main content
x
Manfaat kesehatan dari mengonsumsi ikan teri, Foto : Erin Andani

Meski Ukurannya Kecil, Ternyata Ikan Teri Memilik Manfaat Kesehatan Loh! Berikut Manfaatnya

Siberzone.id  - Ikan teri adalah jenis ikan kecil sering digunakan dalam masakan karena rasanya yang khas dan gurih. Mereka dapat dimakan segar, diasinkan, atau dikeringkan. Di banyak negara, ikan teri dijadikan bahan dasar untuk berbagai hidangan, termasuk saus, salad, dan lauk pauk. Di beberapa budaya, ikan teri juga digunakan sebagai bumbu atau tambahan rasa dalam masakan, seperti pada saus ikan dan pasta ikan.

Karena ukurannya yang kecil, ikan teri biasanya dimakan utuh, termasuk tulangnya, yang memberikan nilai tambah dalam hal kalsium dan mineral lainnya. Ternyata ikan teri memiliki manfaat kesehatan loh.

Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari mengonsumsi ikan teri:

1. Sumber Protein

Ikan teri kaya akan protein, yang penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh serta mendukung fungsi otot.

2. Asam Lemak Omega-3

Seperti banyak ikan lainnya, ikan teri mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung, membantu menurunkan kolesterol, dan mengurangi risiko penyakit jantung.

3. Kalsium

Ikan teri biasanya dimakan dengan tulangnya, yang merupakan sumber kalsium baik untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.

4. Rendah Kalori

Ikan teri umumnya rendah kalori, menjadikannya pilihan yang baik bagi mereka yang ingin menjaga berat badan.

5. Vitamin dan Mineral

Ikan teri juga mengandung berbagai vitamin dan mineral seperti vitamin D, fosfor, dan selenium yang penting untuk berbagai fungsi tubuh.

6. Mudah Dikonsumsi

Karena ukurannya yang kecil dan rasanya yang gurih, ikan teri mudah ditambahkan ke berbagai hidangan, memberikan rasa dan nilai gizi tanpa perlu banyak persiapan.

Namun, perlu diperhatikan bahwa ikan teri sering diasinkan atau diawetkan, sehingga bisa mengandung kadar garam yang tinggi. Sebaiknya konsumsi ikan teri dalam jumlah yang seimbang dan sebaiknya pilih opsi yang rendah garam bila memungkinkan.

 

Reporter : Erin Andani

Editot : Nur leli