Skip to main content
x
Ketua PPPAII Prof. Dr. Eva Latifa, M.Si., mengatakan, kegiatan ini merupakan event ke-3 di PPPAII, setiap tahun kita mengadakan Munas dan selalu diiringi dengan Konferensi Internasional. Ada yang menarik pada tahun ini yaitu Konferensi ini diselenggarakan secara Internasional. Foto : Erin Andani

Peran PPPAII Sangat Vital Dan Strategis Membentuk Generasi Muda

Siberzone.id - Ketua PPPAII dalam membentuk generasi muda Indonesia lebih maju dan mengharmonisasikan antara tradisi dan modernitas dalam kegiatan Munas Konferensi di Hotel Mercure Bengkulu, Jum'at (24/05/24).
 

 

Ketua PPPAII Prof. Dr. Eva Latifa, M.Si., mengatakan, kegiatan ini merupakan event ke-3 di PPPAII, setiap tahun kita mengadakan Munas dan selalu diiringi dengan Konferensi Internasional. Ada yang menarik pada tahun ini yaitu Konferensi ini diselenggarakan secara Internasional.

"Mengapa Internasional?, karena kita menghadirkan para narasumber Internasional yang pertama ada dari University Of Ntu, University Of Findlay,  kemudian dari India dr. Sazi Amansori," ucapnya.

"Tentu tidak kalah penting meskipun ada tiga narasumber nasional, tapi rasa Internasional karena memang mereka punya sepak terjang jejaring Internasional seperti yang pertama Prof. Nurdin Hasan, kedua Prof. Abudin Nata, dan ketiga Prof. Zubaidi. Ini narasumber yang secara keilmuan luar biasa," tambahnya.

Sebetulnya apa tujuan tema utama dari Konferensi ini adalah mengharmonisasikan antara tradisi dan modernitas. Kita tahu modernitas itu sudah mempengaruhi semua lini kehidupan termasuk pendidikan.

"PPPAII mempunyai peran yang sangat vital dan strategis untuk membentuk generasi muda yang dalam membentuk karakter moral generasi muda," lanjutnya.

Tidak ada yang bisa dilakukan PPPAII selain harus mengintegrasikan nilai-nilai islam yang sudah mengakar buah dengan perkembangan ilmu yang lebih modern.

Ini yang belum banyak tersentuh, maka kehadiran para narasumber dalam bidang islami pendidikan islam akan bersinergi dengan mereka para ahli dalam bidang ilmu modern dari Findly dan India. Saya kira ini merupakan terobosan yang luar biasa.

"Insya Allaha para peserta akan mencerna dengan sangat baik dan kemudian tentu saja mengimplementasikan dalam dunia nyata, karena kita semua punya tanggungjawab yang besar sebagai praktisi juga sebagai ilmuan dibidang pendidikan agama islam. Sekali lagi pendidikan agama islam harus maju dalam membentuk para generasi muda Indonesia," pungkasnya.

Reporter : Erin Andani

Editor : Nur leli