Skip to main content
x
Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Bengkulu Dedy Irwandi, bersama Tenaga Ahli Menteri Pamuji Lestari, Staf Ahli Menteri Suwandi, dan Direktur Perbenihan Hortikultura Inti Pertiwi Naswari, meninjau Kondisi Irigasi Perpompaan di Desa Lubuk Ubar, Kec. Curup Selatan, Kab. Rejang Lebong, pada Rabu, (04/09/2024). Foto : Anisa Putri

Dalam Upaya Dukung Perluasan Areal Tanam, BSIP Bengkulu Bersama Tenaga Ahli Mentan, Staf Ahli Mentan dan Direktur Perbenihan Hortikultura Tinjau Kondisi Irigasi Perpompaan di Bengkulu

Siberzone.id - Dalam upaya mendukung kegiatan Perluasan Areal Tanam, Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Bengkulu Dedy Irwandi, bersama Tenaga Ahli Menteri Pamuji Lestari, Staf Ahli Menteri Suwandi, dan Direktur Perbenihan Hortikultura Inti Pertiwi Naswari, meninjau Kondisi Irigasi Perpompaan di Desa Lubuk Ubar, Kec. Curup Selatan, Kab. Rejang Lebong, pada Rabu, (04/09/2024).

PJ Satgas Pangan Provinsi Bengkulu meminta agar bantuan ini dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan baik.

"Semoga bantuan ini bisa dirawat dan dimanfaatkan dengan baik nantinya," katanya.

Ketua Poktan Sahabat Tani Ndek Mulyana menyampaikan, jika bantuan Irpom ini sangat dibutuhkan karena Areal persawahan mereka berada diujung yang seringkali kesulitan untuk memperoleh air.

"Kami ingin mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan dan kami berharap dapat meningkatkan IP kami menjadi 4 kali tanam, dan progress kegiatan Irpom sudah mencapai 80% tinggal menunggu mesin pompa," ucapnya.

Kabupaten ini mendapatkan 2 kegiatan Irpom dan 5 unit Pompa. Kegiatan ini bertempat di Poktan Sahabat Tani yang beranggotakan 17 orang,  yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Kepala BPTPH Bengkulu, Petugas Penyuluh  Pertanian dan POPT.

Ditempat yang sama, Staf Ahli Menteri Suwandi memberikan materi untuk pengendalian tikus dengan berbagai metode yang ramah lingkungan, antara lain dengan penggunaan lumpur dan penyemprotan air ke lubang tikus.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri, Pamuji Lestari menyampaikan beberapa program yang dapat dimanfaatkan petani untuk meningkatkan areal tanam dan produktivitas, program pemerintah berupa alsintan masih bisa diusulkan sehingga Program PAT dapat dilakukan sesuai harapan.

Lebih lanjut, dilakukan kunjungan di Kediaman Bupati Kepahiang yang dihadiri Forpimda Dandim 0409, Kapolres, Kajari, Ketua DPRD dan Kepala Dinas terkait yang berdiskusi tentang arah pembangunan Kepahiang selanjutnya.

Bupati Kepahiang menyampaikan potensi yang ada di kabupaten ini, seperti areal persawahan seluas kurang lebih 3.000, perkebunan kopi, hortikultura, kebun teh, budidaya ikan air tawar, peternakan sapi.

"Potensi ini diharapkan mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat sehingga Kepahiang lebih berkembang," ujar Bupati Kepahiang.

Selanjutnya, dilakukan penyampaian atas pencapaian dan program-program yang akan dilakukan kedepan, hal penting yang didiskusikan adalah tentang konsep Integrasi.

Terakhir, Kepala Balai BSIP Bengkulu, Dedy Irwandi pada kesempatan ini menyampaikan beberapa kegiatan yang pernah dilakukan di kabupaten Kepahiang antara lain pada beberapa Poktan sudah pernah didampingi untuk kegiatan yang berkonsep integrasi ternak dan tanaman, penyerahan bantuan benih padi, dan pendampingan SNI untuk kopi bubuk robusta. (Rilis/BSIP BENGKULU)

Reporter : Anisa Putri

Editor : Nur leli