Skip to main content
x
Workshop Tim EHRA (Environmental Health Risk Assesment) Konsultasi Publik di Kota Bengkulu untuk Sanitrian seluruh Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) se-Kota Bengkulu, di Hotel Adeeva Kota Bengkulu, Senin (29/07/2029). Foto : Erin Andani

Dinkes Kota Bengkulu Gelar Workshop Tim EHRA Guna Meningkatkan Sanitasi Lingkungan

Siberzone.id -  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu Gelar Workshop Tim EHRA (Environmental Health Risk Assesment) Konsultasi Publik di Kota Bengkulu untuk Sanitrian seluruh Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) se-Kota Bengkulu, di Hotel Adeeva Kota Bengkulu, Senin (29/07/2029).

Peserta workshop ini berjumlah 50 orang dengan tujuan agar diketahuinya resiko kesehatan lingkungan di Kota Bengkulu guna meningkatakan sanitasi di lingkungan kehidupan masing- masing dalam rangka penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

"Untuk peserta workshop ini berjumalah 50 orang, dengan tujuan untuk meningkatakan sanitasi di lingkungan kehidupan masing- masing dalam rangka penerapan PHBS dan agar diketahuinya resiko kesehatan lingkungan di Kota Bengkulu," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Bengkulu, Joni Haryadi Thabrani.

Lebih lanjut, Joni mengatakan jika workshop EHRA ini diadakan setiap lima tahun sekali yang diikuti Sanitarin Puskesmas se-Kota Bengkulu diadakan setiap lima tahun sekali.

"Sebenarnya EHRA kita lakukan setiap 5 tahun sekali dan hari ini kita ekspos hasilnya lalu akan kita jadikan bahan sebagai acuan mengajukan anggaran peningkatan kesehatan lingkungan," jelas Joni.

Sebagai Informasi, Environmental Health Risk Assessment Studi atau Studi EHRA adalah sebuah survei partisipatif di tingkat Kab/kota yang bertujuan untuk memahami kondisi fasilitas sanitasi dan higinitas serta perilaku- perilaku masyarakat yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan program-program sanitasi termasuk advokasi di tingkat Kab/kota sampai ke tingkat kelurahan sehingga terciptanya derajat kesehatan masyarakat yang secara optimal dan mandiri secara merata dan berkesinambungan.

Reporter : Erin Andani

Editor : Nur leli