Gubernur Bengkulu H. Rohidin : Komitmen Penting Sebagai Identitas Bangsa, Serta Wawasan Keilmuan Mumpuni
Siberzone.id - Gubernur Bengkulu Rohidin Menghadiri kegiatan Latihan Kader Muda (Lakmud) Se Provinsi Bengkulu yang diselenggarakan oleh Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan IPPNU dengan tema 'Menegaskan Identitas, Menguatkan Loyalitas, Menuju Kader Berkualitas' di Gedung Pola Kantor Gubernur Bengkulu, Jum'at (28/06/24).

Dalam kesempatan ini, Gubernur Bengkulu Prof. Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA, mengatakan, saya sunguh menyambut baik kegiatan seperti ini, karena yang namanya akar itu tidak bisa tercipta dengan sendirinya. Ada lider dalam sebuah komunitas itu membutuhkan proses. Salah satu proses itu adalah bentuk kegiatan latihan.
"Bagaimana anak-anak ku sekalian bisa mewujudkan komitmen dalam tema yang diusung. Yang memastikan kita bisa menegaskan identitas bagi pelajar dan mahasiswa. Berani dan tegas dalam memposisikan identitas. Karena harus berani menunjukan eksistensi pasti kita sudah punya nilai," ucapnya.
"Kalau sudah menunjukan eksistensi dengan tegas, maka selanjutnya dengan menguatkan kualitas. Komitmen itu penting, sejuah mana komitmen itu dijadikan identitas sebagai bangsa. Komitmen nilai-nilai pelajar dan mahasiswa serta komitmen sebagai organisasi ada nilai-nilai yang diusung," tambahnya.
Seorang kader itu harus berkualitas, kalau sudah berkualitas maka akan berpengaruh dalam lingkungan kita yang penting itu lidersip. Kalau kita sudah berpengaruh dalam sebuah komunitas pasti kita akan merasa ada posisi atau jabatan.
"Tapi jangan dibalik, berlomba-lomba dapat jabatan dulu baru dapat pengaruh ini jangan. Karena kualitas kita punya pengaruh, karena punya pengaruh kita dapat posisi atau jabatan," lanjutnya.
Bagaimana kita bisa berpengaruh, yang pertama dalam prinsip Islam harus menguasai ilmu pendidikan yang mumpuni, upgrade wawasan keilmuan. Maka islam itu mengatakan Iqra' ayat 1 perintah membaca, membuka pintu ilmu, meningkatkan wawasan pemahaman.
"Buka pemikiran semangat belajar yang cukup baik dan kemampuan, karena ini harus mempunyai wawasan keilmuan, karena ini bisa merubah dengan adanya ilmu seperti ada permasalah yang komplek betul bisa disesaikan dengan sederhana, serta hal yang rumit jadi simple," pungkasnya.
Reporter : Erin Andani
Editor : Nur leli
- 250039 views