Skip to main content
x
Alsintan Dinas TPHP Provinsi Bengkulu, Destriana, M.Ling saat diwawancara, Senin (15/07/2024). Foto : Erin Andani

Dinas TPHP Sebut Petani di Provinsi Bengkulu Bertambah Jadi 88.331 Orang

Siberzone.id - Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu menyebutkan, dari update Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) tercatat penambahan petani dari 86.065 petani menjadi 88.331 orang petani.

Dengan bertambahnya petani, Ketua Tim Kerja Seksi Pupuk dan Alsintan Dinas TPHP Provinsi Bengkulu, Destriana, M.Ling., mengatakan, untuk alokasi pupuk bersubsidi di Provinsi Bengkulu juga ikut bertambah.

"Untuk update e-RDKK ada penambahan petani sebanyak 2.266 orang, dan akan ada juga penambahan jumlah pupuk juga, dimana pupuk jenis Urea semula sebanyak 29.128,976 Kg menjadi 29.951,531 Kg atau mengalami penambahan sebanyak 822,555 kg atau 822,5 ton," ungkap Destriana saat diwawancara, Senin (15/07/2024).

Lebih lanjut, Destriana menyebutkan jumlah alokasi untuk pupuk NPK juga ikut bertambah, dari semula sebanyak 59.717,798 kg menjadi 61.099,520 kg atau ada penambahan sekitar 1.381 ton.

"Untuk NPK formula khusus tidak ada penambahan, tetap di angka 10.800 kg atau 10 ton," ujar Destriana.

Destriana menambahkan, dalam setahun akan dilakukan update data per triwulan, jadi kedepannya akan ada pembaharuan data.

"Untuk updating RDKK ini dalam setahun itu dilakukan per empat bulan sekali. Jadi misalnya ada petani yang tidak menebus atau yang terlewat, yang belum terinput itu bisa ditambah atau di perbaiki di data RDKK ini," jelasnya.

Dilanjutkannya, dengan adanya penambahan jumlah petani dan alokasi pupuk ini, maka akan ada penambahan luas rencana areal tanam pertanian.

"Dengan bertambahnya petani dan pupuk subsidi, maka akan ada juga penambahan areal tanam lertamian. Semula rencana areal tanam seluas 175.956 hektare menjadi 180.528 hektare atau mengalami peningkatan sekitar 4.572 hektare areal tanam," pungkasnya.

Reporter : Erin Andani

Editor : Nur leli