Skip to main content
x
meningkatkan Evaluasi nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2024 yang dibuka secara resmi lewat zoom oleh Gubernur Bengkulu Rohidin di Balai Raya Semarak Bengkulu, Rabu (10/07/24). Foto : Erin Andani

Gubernur Bengkulu Rohidin : Komitmen Sinergitas Antar OPD Meningkatkan Evaluasi Nilai SAKIP

Siberzone.id - Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berupaya untuk meningkatkan Evaluasi nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2024 yang dibuka secara resmi lewat zoom oleh Gubernur Bengkulu Rohidin di Balai Raya Semarak Bengkulu, Rabu (10/07/24).

 

 

Dalam kesempatan ini, Gubernur Bengkulu Prof. Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA., lewat zoom mengatakan, upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk meningkatkan nilai Evaluasi SAKIP, sebagaimana Provinsi lain sudah berhasil mencapai posisi AA, BB, dan seterusnya. Memang kita akui Pak Sekda bersama tim manajemen SAKIP Bengkulu memang  2, 3 tahun terakhir posisi kita mengalami akselerasi.

"Menurut hemat saya bagaimana harus meningkatkan nilai itu yang pertama, komitmen. Sebagaimana dalam berbagai kesempatan sudah saya sampaikan kepada Pak Sekda, Asisten bidang Administrasi Umum dan Biro Ortala betul-betul melakukan evaluasi secara berkala kepada seluruh OPD secara berjenjang. Ini komitmen yang harus kita pegang kuat," ucapnya.

Kemudian yang kedua, tim kerja manajemen ini tentu tidak saja pada level pemerintah bagi tim kerja pada level OPD masing-masing. Kalau tidak terbentuk tim work yang betul bersinergi untuk membangun komitmen dan budaya kerja yang betul-betul positif dengan lingkungan kerja dalam bentuk rumusan dokumen yang sistematis dan terarah.

"Termasuk mensinergitaskan antara Kabupaten/Kota Provinsi dan kebijakan nasional itu akan menjadi sangat sulit. Kalau masing-masing berdiri sendiri antara OPD malah terpisah-pisah antar OPD didalam jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu, Maka komitmen sinergitas ini menjadi sangat penting," lanjutnya.

Kemudian yang ketiga, tentu upaya kita untuk meningkatkan nilai SAKIP ini tentu perubahan yang sangat positif, namun jangan lupa kita jangan berhenti pada nilai SAKIP saja, justru dampak yang dirasakan masyarakat itu sejauhmana, seperti apa.

"Ukuran-ukuran dampak ini menjadi perhatian serius dari jajaran pimpinan OPD ketika kita melakukan Evaluasi SAKIP secara komperensif seperti ini. Ada waktu bagi kita naik kelas dari C ke D, bagaimana kita lihat ukuran dampak pada kesejahteraan masyarakat umum misalnya penurunan angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu," pungkasnya.

Reporter : Erin Andani

Editor : Nur leli